Dua Warga Yaman Meninggal, Diduga Disiksa di Penjara Milisi Houthi

25 January 2023, 13:50.

YAMAN (Arab News) – Dua warga Yaman yang diculik milisi syiah Houthi tewas setelah disiksa secara brutal di dalam penjara milisi tersebut, kata kelompok HAM Yaman dan media lokal, Sabtu (21/1/2023).

Kematian tersebut telah memicu kemarahan dan tuntutan penyelidikan untuk membawa para pembunuh ke pengadilan, serta percepatan negosiasi pertukaran tawanan.

Salah satu korban, Munaser Al-Rasas, seorang ekspatriat Yaman yang bekerja di Arab Saudi, diyakini telah diculik saat kembali ke rumah keluarganya di Provinsi Al-Bayda untuk merayakan Idul Adha Juli lalu.

Perwakilan Houthi pada hari Jumat (20/1/2023) memberi tahu keluarga Al-Rasas tentang kematiannya, tanpa memberikan perincian lebih lanjut.

Aktivis dan kerabatnya mengatakan bahwa Al-Rasas disiksa oleh Houthi di Sanaa, dan para penculiknya berulang kali mengabaikan permintaan dari keluarga untuk membebaskannya atau setidaknya memberi tahu tentang keberadaannya.

Aktivis juga mengatakan bahwa Hadi Hussein Salem Al-Shani, seorang tentara Yaman, telah meninggal di penjara Houthi di ibu kota.

Houthi dilaporkan mengembalikan jenazah Al-Shani kepada keluarganya untuk dimakamkan pada akhir pekan tanpa memberikan perincian apa pun tentang kematiannya

Al-Shani, seorang prajurit dari Brigade Infanteri 153 di Al-Bayda, ditangkap di medan perang di wilayah Al-Bayda Al-Malajem tiga tahun lalu kemudian dibawa ke Sanaa; di mana dia ditahan dan disiksa.

Keduanya adalah korban terbaru atas teknik interogasi brutal Houthi di wilayah yang mereka kuasai, termasuk Sanaa.

Pada bulan November, Yemeni Network for Rights and Freedom mengatakan dalam sebuah laporan bahwa sedikitnya 4.200 orang ditawan di fasilitas-fasilitas penahanan Houthi.

Milisi syiah Houthi telah mengeksekusi 147 tawanan sejak akhir 2014, sedangkan 282 lainnya tewas akibat kelalaian, kata kelompok hak asasi itu.

Sementara itu, 98 tawanan lainnya dilaporkan meninggal dalam beberapa hari setelah dibebaskan. (Arab News)

 

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Gelombang ke-15, 356 Muhajirin Rohingnya Diangkut ke Pulau Terpencil Bhasan Char
Perwakilan Warga Rohingya dan Sejumlah Etnis Ajukan Gugatan Pidana di Jerman terhadap Dedengkot Militer Myanmar »