Hamas Serukan Dunia Islam Perkuat Gaza sebagai Benteng Pembebasan Masjidil Aqsha

25 November 2025, 17:18.

Foto: PIC

GAZA (PIC) – Tokoh Hamas di Gaza, Khalil al-Hayya, menyerukan negara-negara Islam, lembaga amal, dan ulama untuk memikul tanggung jawab memperkuat ketahanan rakyat Palestina.

Juga bersama-sama mempercepat rekonstruksi Jalur Gaza agar wilayah itu tetap menjadi benteng kokoh bagi bangsa dalam perjalanan menuju pembebasan.

Dalam pidato yang disampaikan melalui rekaman pada sidang umum Jamaat-e-Islami di Lahore, Pakistan, al-Hayya memperingatkan meningkatnya ancaman terhadap Masjidil Aqsha; di tengah upaya penajajah zionis memaksakan pembagian ruang dan waktu.

Ia menegaskan bahwa Taufan Al-Aqsha telah mengubah kesadaran global, mengguncang narasi zionis, dan memperluas solidaritas internasional bagi Palestina.

Al-Hayya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pakistan, termasuk kepemimpinan, rakyat, dan militernya, serta menyinggung warisan dukungan Muhammad Ali Jinnah dan Allama Iqbal terhadap perjuangan Palestina.

Ia menegaskan kembali bahwa Palestina adalah anugerah Islam dan milik seluruh bangsa Muslim, seraya menantikan peran historis negara Muslim dalam pembebasan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha.

Al-Hayya menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Hamas tidak akan mengakui entitas zionis, dan bahwa perlawanan Palestina telah menggagalkan tujuan penjajah melakukan agresi di Gaza.

Di sela agenda konferensi, delegasi Hamas juga bertemu para pemimpin Persatuan Ulama Muslim Internasional, tokoh-tokoh kelompok Islam, partai-partai negara peserta, serta sejumlah pemimpin Kashmir. (PIC)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Berupaya Menghambat Fase Lanjutan Gencatan Senjata
Penjajah Zionis Lakukan 497 Pelanggaran Selama Gencatan Senjata, Bunuh 342 Warga Gaza »