Abu Salmiya: Sistem Kesehatan Gaza Masih Belum Pulih, Blokade Tak Kunjung Usai
25 November 2025, 17:19.

Foto: PIC
GAZA (PIC) – Memasuki hari ke-44 gencatan senjata, kondisi kesehatan di wilayah Gaza masih belum pulih akibat penjajah ‘Israel’ terus mengabaikan protokol kemanusiaan dan kewajibannya dalam perjanjian Sharm esh-Sheikh.
Meski ratusan truk bantuan medis menunggu di pelintasan, serdadu ‘Israel’ dilaporkan masih menghalangi masuknya pasokan, membuat ribuan pasien berada di ambang kematian.
Dalam wawancara dengan Pusat Informasi Palestina (PIC), Direktur Jenderal Rumah Sakit Al-Shifa, dr. Muhammad Abu Salmiya, menggambarkan kehancuran sistem kesehatan yang masih terbenam dalam puing-puing agresi, dan belum mampu pulih akibat blokade yang terus diperketat.
Ia mengungkapkan bahwa kekurangan obat esensial telah melampaui 60 persen, sementara pasokan medis defisit hingga 70 persen.
Laboratorium pun hampir lumpuh karena lebih dari 70 persen alat diagnostik tidak tersedia.
Abu Salmiya menegaskan bahwa Gaza kini tidak memiliki MRI, alat deteksi dini kanker payudara, maupun perangkat USG yang memadai.
Akibatnya, lebih dari 350.000 pasien penyakit kronis—termasuk pengidap diabetes dan kanker—berada dalam kondisi kritis tanpa akses perawatan layak.
Krisis juga menghantam bayi-bayi Gaza karena susu formula terapi dilaporkan ikut diblokir masuk oleh penjajah ‘Israel’.
“Banyak bayi membutuhkan formula khusus untuk bertahan hidup, tetapi semuanya tertahan,” ujarnya. (PIC)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
