Jumlah Perempuan dan Anak Palestina yang Ditangkap Zionis Melonjak dengan Dalih Palsu Penghasutan
26 November 2025, 22:04.

Foto: PIC
PALESTINA (PIC) – Pusat Advokasi Tawanan Palestina melaporkan lonjakan signifikan penangkapan terhadap perempuan dan anak perempuan Palestina oleh serdadu penjajah ‘Israel’ dalam beberapa pekan terakhir.
Penangkapan itu—diklaim sepihak oleh penjajah—dilakukan dengan tuduhan palsu terkait “hasutan di media sosial”, yang menurut lembaga tersebut digunakan untuk membungkam suara yang mengkritik tindakan penjajah ‘Israel’.
Sejak agresi genosida di Gaza dimulai, lebih dari 600 perempuan Palestina dilaporkan telah ditahan.
Hingga kini, 48 perempuan masih berada di penjara ‘Israel’, dengan lebih dari 40 orang dituduh melakukan hasutan digital. Dua belas lainnya ditahan secara administratif tanpa proses peradilan.
Menurut laporan itu, para tawanan mencakup ibu para korban tewas, aktivis, dan mahasiswa.
Unggahan yang menampilkan dokumentasi kekerasan di Gaza atau foto para warga yang gugur dijadikan dasar untuk menuduh mereka melakukan hasutan.
Penangkapan biasanya terjadi melalui serangan malam hari yang disertai kekerasan, perusakan rumah, serta perlakuan yang menurut kelompok tersebut merendahkan martabat.
Pusat Advokasi juga menyoroti kondisi keras di Penjara Damon, termasuk kekurangan makanan, pengawasan kamera tanpa henti, pengabaian medis, serta serangan fisik oleh unit khusus.
Beberapa anak perempuan di bawah umur juga dilaporkan ditahan. Seperti Sally Sadaqa, Hanaa Hammad, dan Tahani Abu Samhan—yang disebut melahirkan saat dalam tahanan.
Kasus pasien kanker Fidaa Assaf yang tidak mendapat perawatan layak turut disorot.
Lembaga itu menilai pola penangkapan ini sebagai peningkatan berbahaya dalam penargetan perempuan Palestina dan menyatakan praktik-praktik tersebut melanggar perlindungan internasional terhadap perempuan pada masa konflik.
Mereka mendesak pembebasan seluruh tawanan perempuan serta penghentian penahanan berbasis opini atau aktivitas digital.
Mereka juga meminta lembaga internasional menekan penjajah ‘Israel’ untuk mempertanggungjawabkan pelanggaran dan kejahatan yang sistematis. (PIC)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
