GMO: Penjajah Zionis Hanya Loloskan Kurang dari Sepertiga Truk Bantuan Masuk ke Gaza
26 November 2025, 22:13.

Truk bantuan kemanusiaan melintasi pelintasan Kissufim menuju Gaza sesuai perjanjian gencatan senjata, tiba di Deir al-Balah pada 12 November 2025. [Mohammed Nassar – Anadolu Agency]
GAZA (Middle East Monitor) – Pemerintah Gaza menuding ‘Israel’ hanya meloloskan kurang dari 200 dari 600 truk bantuan yang disepakati dalam perjanjian gencatan senjata memasuki wilayah Gaza setiap hari.
Kepala Kantor Media Pemerintah di Gaza (GMO), Ismail Al-Thawabteh, mengatakan jumlah itu kurang dari sepertiga kebutuhan mendesak bagi 2,4 juta penduduk.
“Penjajah ‘Israel’ mengelola kelaparan di Gaza secara sengaja, perlahan, dan kumulatif,” ujarnya kepada Anadolu, memperingatkan bahwa tingkat kekurangan gizi kini melampaui 90 persen.
Ia menyebut pembatasan bantuan dan larangan masuknya peralatan berat sebagai pelanggaran terbuka terhadap hukum kemanusiaan karena menghambat upaya mengevakuasi jenazah dari reruntuhan.
Meski perjanjian gencatan senjata 10 Oktober menetapkan 600 truk bantuan per hari, penjajah ‘Israel’ tetap tidak mematuhi kesepakatan itu.
Mereka melanjutkan serangan hampir setiap hari, yang telah menewaskan sedikitnya 342 warga Palestina sejak tanggal tersebut.
Thawabteh menggambarkan tindakan ‘Israel’ sebagai kejahatan gabungan: yakni kelaparan yang disengaja dan penghalangan bantuan kemanusiaan.
Ia mendesak para mediator untuk menekan zionis ‘Israel’ agar mematuhi komitmen gencatan senjata dan menghentikan pelanggaran yang terus berlangsung. (Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
