Yasser Abu Shabab Tewas, Tak Ada Tempat Bagi Pengkhianat dan Kaki Tangan Zionis di Gaza!

6 December 2025, 16:57.

Foto: PIC

GAZA (PIC) – Gerakan Hamas menyatakan bahwa tewasnya Yasser Abu Shabab di Gaza adalah nasib yang tak terelakkan bagi semua orang yang mengkhianati rakyat dan tanah air Palestina, dan rela menjadi kaki tangan zionis.

“Tindakan kriminal yang dilakukan oleh Yasser Abu Shabab dan gengnya merupakan penyimpangan terang-terangan terhadap konsensus nasional dan sosial Palestina,” kata Hamas.

Hamas telah menyatakan apresiasinya atas sikap tegas yang diambil oleh keluarga, suku, dan klan yang secara terbuka telah memboikot Yasser Abu Shabab dan siapa pun yang terlibat dalam serangan terhadap sesama warga Palestina atau bekerja sama dengan zionis.

Hamas menekankan bahwa orang-orang ini terisolasi dan tidak mewakili siapa pun, kecuali diri mereka sendiri.

Hamas juga menyatakan bahwa ketergantungan penjajah zionis pada penjahat yang secara sosial dan moral terdiskreditkan untuk melaksanakan rencananya di Gaza mencerminkan kegagalannya dalam menghadapi ketahanan dan perlawanan Palestina yang gigih.

“Kami menegaskan bahwa penjajah, yang gagal melindungi agen-agennya sendiri, tidak akan mampu melindungi kaki tangannya. Nasib semua orang yang mengganggu keamanan rakyatnya dan melayani musuh adalah jatuh ke tong sampah sejarah. Mereka pasti kehilangan kehormatan dan kedudukan dalam masyarakat mereka.”

Hamas menekankan bahwa persatuan rakyat Palestina, keluarga, suku, dan lembaga-lembaga nasionalnya, tetap menjadi kekuatan yang melawan segala upaya untuk menghancurkan tatanan sosial Palestina.

Hamas tegas menolak segala bentuk perlindungan atau dukungan bagi kelompok-kelompok jahat atau agenda-agenda mencurigakan, terlepas dari siapa pun yang mendukung mereka.

Suku Tarabin Tegaskan Dukung Perjuangan Rakyat Palestina

Suku Tarabin di Gaza Selatan menegaskan kembali dukungan teguhnya bagi rakyat Palestina dan perjuangan nasional mereka.

Suku tersebut menekankan bahwa anggotanya selalu menjunjung tinggi identitas nasional mereka dan menolak segala tindakan yang merusak tatanan masyarakat Palestina.

Suku ini menekankan bahwa mereka tidak akan pernah memberikan perlindungan bagi para penghasut atau kolaborator (kaki tangan) penjajah.

Suku tersebut menyatakan telah mengikuti perkembangan terkini di Rafah dengan saksama. Mereka menilai tewasnya Yasser Abu Shabab merupakan akhir dari babak gelap yang tidak mencerminkan sejarah atau prinsip Tarabin.

Mereka menggambarkan kematian seseorang yang mengkhianati perjuangan dan bersekongkol dengan penjajah sebagai penutup halaman memalukan yang ingin diakhiri oleh anggota suku melalui sikap tegas dan jelas.

Suku Tarabin menyatakan keberpihakan penuhnya kepada semua kelompok perlawanan Palestina dan menegaskan solidaritasnya dengan rakyat Gaza dalam menghadapi agresi zionis.

Mereka tegas menolak segala upaya untuk mengeksploitasi nama suku atau anggotanya dalam membentuk kelompok atau milisi yang melayani kepentingan penjajah.

Suku Tarabin menyerukan kepada semua keluarga dan suku untuk menjaga persatuan nasional dan menghalangi segala upaya untuk memecah belah masyarakat Palestina.

Mereka menekankan bahwa tidak ada tempat bagi pengkhianat atau antek penjajah di Gaza. Rakyat Palestina bersatu di belakang pejuang perlawanan, hingga hak-hak mereka sepenuhnya tercapai.

Dilumpuhkan di Rafah

Seorang sumber yang dekat dengan Brigade Al-Qassam mengungkapkan bahwa Yasser Abu Shabab dilumpuhkan melalui penyergapan yang direncanakan dengan cermat di Rafah.

Seorang pemuda dari sukunya sendiri (Tarabin) menyusup ke kelompok bersenjata Abu Shabab. Pemuda itu berpura-pura bergabung dengan mereka.  

Pemuda itu berhasil melaksanakan operasi tersebut; yang menewaskan Abu Shabab dan beberapa rekannya. 

Menurut sumber tersebut, penyergapan dilakukan di lokasi dekat tank-tank zionis, yang membuat kelompok Abu Shabab lengah. 

Sebelumnya pada hari Kamis, Radio Militer ‘Israel’ melaporkan bahwa Yasser Abu Shabab tewas di wilayah Rafah oleh kelompok bersenjata tak dikenal.

Channel 12 ‘Israel’ melaporkan bahwa Abu Shabab dibawa ke Pusat Medis Soroka, ia tewas akibat luka-lukanya. (PIC)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Berapa Kali “Israel” Melanggar Gencatan Senjata di Gaza? Berikut Data Lengkapnya
Pemukim Ilegal Lakukan 621 Serangan Selama November, Kini Bakar Mobil Warga Palestina di Ramallah »