Sejak Gencatan Senjata, Penjajah Zionis Bunuh 411 Warga Palestina dan Melukai 1.112 Warga
24 December 2025, 21:11.

Foto: Khames Alrefi – Anadolu Agency
GAZA (Middle East Monitor) – Sedikitnya 411 warga Palestina tewas dan 1.112 lainnya luka-luka akibat serangan penjajah zionis ‘Israel’ di Gaza sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, menurut kantor media pemerintah, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.
Pemerintah Gaza telah mendokumentasikan 875 pelanggaran penjajah terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Termasuk 265 insiden penembakan langsung terhadap warga sipil, 49 serangan militer ke daerah permukiman, 421 insiden penembakan artileri, dan 150 insiden penghancuran rumah.
Pemerintah Gaza menegaskan bahwa penjajah zionis gagal memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.
Penjajah hanya memberikan akses bagi 17.819 truk bantuan dari 42.800 pengiriman yang disepakati berdasarkan kesepakatan tersebut—rata-rata hanya 244 truk per hari dari 600 yang disepakati setiap harinya.
Selain itu, hanya 394 truk bahan bakar dari 3.650 yang diloloskan masuk ke Gaza; rata-rata lima truk per hari dari 50 truk yang ditetapkan berdasarkan perjanjian tersebut.
Tindakan penjajah tersebut mengakibatkan rumah sakit, toko roti, stasiun air dan sanitasi hampir sepenuhnya tidak beroperasi, yang memperparah kesulitan harian warga sipil.
Pemerintah Gaza memperingatkan ancaman krisis kemanusiaan yang mendalam dan belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza.
Yakni di tengah penolakan penjajah untuk membuka pelintasan atau mengizinkan masuknya tenda, rumah mobil, karavan, dan bahan-bahan tempat tinggal; yang merupakan pelanggaran terbuka terhadap perjanjian dan hukum humaniter internasional.
Kejahatan penjajah zionis telah menyebabkan runtuhnya 46 bangunan yang rusak selama badai musim dingin baru-baru ini, yang menyebabkan kematian belasan warga Palestina.
Pemerintah Gaza menyerukan semua pihak untuk memastikan masuknya arus bantuan kemanusiaan dan bahan bakar.
Juga memastikan masuknya tenda, rumah mobil, karavan, dan material tempat penampungan, sebagaimana diatur dalam perjanjian gencatan senjata.
Penjajah telah membunuh lebih dari 71.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.000 lainnya melalui agresi genosida di Gaza sejak Oktober 2023. (Middle East Monitor)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
