Muhajirin Suriah di Yordania Pilih Kembali ke Tanah Air, Tercatat 177 Ribu dalam Setahun 

1 January 2026, 07:16.

Kendaraan yang mengangkut warga Damaskus tiba di Terminal Bus Harasta di Damaskus, Suriah, pada tanggal 15 Januari 2025. [Erçin Ertürk – Anadolu Agency]

SURIAH (Middle East Monitor) – Lebih dari 177.000 muhajirin Suriah kembali secara sukarela dari Yordania ke Suriah dalam setahun terakhir, menurut data Badan Pengungsi PBB (UNHCR).

Juru bicara UNHCR di Yordania, Yousef Taha, menyebut sebanyak 177.099 warga Suriah pulang ke kampung halaman sejak 8 Desember 2024.

Per 30 November 2025, UNHCR mencatat 444.991 muhajirin dan pencari suaka terdaftar di Yordania. Mayoritas merupakan warga Suriah sebanyak 421.511 orang, disusul muhajirin asal Irak, Yaman, Sudan, Somalia, dan negara lain.

UNHCR menyatakan laju pemulangan melambat akibat musim dingin ekstrem dan dimulainya tahun ajaran sekolah.

Juga keterbatasan perumahan dan lapangan kerja di Suriah, serta risiko keamanan di sejumlah wilayah. Hingga akhir tahun, jumlah pemulangan diperkirakan tidak melampaui 200.000 orang.

Dari sisi pendanaan, UNHCR baru menerima US$115 juta atau 31 persen dari kebutuhan, menyisakan defisit sekitar US$258 juta.

Tahun 2026 UNHCR memperkirakan membutuhkan US$280 juta guna mempertahankan layanan bagi para muhajirin di Yordania dan mendukung pemulangan sukarela ke Suriah. 

UNHCR sebelumnya memproyeksikan sekitar 1 juta muhajirin Suriah akan kembali pada 2026, seiring pemulihan bertahap Suriah setelah runtuhnya rezim diktator Assad dan terbentuknya pemerintahan transisi pada Januari 2025. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Erdogan: Pengakuan Zionis terhadap Somaliland Tidak Sah dan Tidak Dapat Diterima
Dampak Cuaca Ekstrem di Gaza, 25 Warga Meninggal Sejak Awal Desember 2025 »