Penjajah Hentikan Aktivitas Jemaah Palestina di Masjidil Aqsha dan Masjid Ibrahimi 

1 March 2026, 15:08.

Foto: PIC

PALESTINA (PIC) – Penjajah zionis meningkatkan tindakan militer di seluruh Baitul Maqdis dan Tepi Barat terjajah pada hari Sabtu (28/2/2026). 

Penjajah menutup Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis dan Masjid Ibrahimi di al-Khalil, melarang jemaah dan staf Wakaf Islam untuk masuk, sambil memberlakukan pembatasan sangat ketat di pos pemeriksaan dan menutup pintu masuk ke kota-kota Palestina. 

Sumber-sumber di Baitul Maqdis mengatakan serdadu penjajah menyisir halaman Masjidil Aqsha dan memaksa semua jemaah dan karyawan keluar. 

Penjajah menutup empat gerbang utamanya, Bab al-Qattanin, Bab al-Hadid, Bab al-Ghawanmeh, dan Bab al-Attim (Gerbang Raja Faisal), dengan dalih “keadaan darurat” di tengah perkembangan regional.

Langkah ini merupakan bagian dari pembatasan berulang terhadap kebebasan beribadah, khususnya selama periode ketegangan yang meningkat.

Di al-Khalil, penjajah menutup Masjid Ibrahimi hingga pemberitahuan lebih lanjut dan mencegah staf Wakaf Islam mengakses lokasi tersebut. 

Mutaz Abu Sneineh, Direktur Masjid Ibrahimi dan kepala pengurusnya, mengatakan semua gerbang utama telah ditutup. Zionis mengubah Kota Tua dan daerah sekitarnya menjadi zona militer, dengan mengerahkan pasukan besar-besaran di sepanjang jalan-jalan utama. 

Eskalasi meluas ke seluruh Tepi Barat, dengan pengetatan tindakan di pintu masuk dan keluar utama.

Di Ramallah, serdadu penjajah menutup pos pemeriksaan di Ein Siniya, Attara, Aboud, Yabrud, Silwad, pintu masuk Rawabi, Beit Ur, dan pintu masuk utara al-Bireh. 

Di Bayt Lahm, penjajah menutup pintu masuk selatan al-Nashash dan beberapa jalan utama. Termasuk Aqabat Hasna dan rute menuju Battir, Nahalin, Husan, Wadi Fukin, dan al-Shawawreh. 

Penutupan juga dilaporkan di Salfit, Tulkarem, dan Lembah Yordan utara, serdadu penjajah menutup pintu masuk kota, menembakkan gas air mata kepada warga sipil yang terjebak, dan meningkatkan penerbangan pengawasan di ketinggian rendah.

Menurut Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman, jumlah pos pemeriksaan dan gerbang militer ‘Israel’ di seluruh wilayah Palestina terjajah telah melebihi 916 sejak 7 Oktober 2023, termasuk 243 gerbang yang baru dipasang, yang memecah belah Tepi Barat dan sangat mengganggu kehidupan sehari-hari. (PIC)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Roti Tak Lagi Cukup, World Central Kitchen di Gaza Terpaksa Tutup
Di Tengah Gencatan Senjata, Penjajah Zionis Bunuh Anak Palestina di Timur Kota Gaza »