Aksi Mogok Makan Ribuan Tahanan Palestina Memasuki Pekan Ke Tiga

3 May 2012, 19:38.

JAKARTA, Kamis (Sahabatalaqsha.com): Lebih dari 2.000 tahanan Palestina di penjara-penjara Zionis telah memasuki pekan ke tiga mogok makan, termasuk tujuh orang tawanan pria dan seorang tahanan wanita yang sudah melakukan aksi ini selama 30 hari lebih. Dua di antara para tahanan itu, yakni Bilal Diab dan Thaer Halahlah bahkan sudah 63 hari mogok makan sampai hari Selasa (1/5/2012) kemarin. Mereka saat ini dalam kondisi kritis.

Seperti dikutip dari laman International Middle East Media Center, para tahanan menuntut pihak penjara memperbaiki kondisi tahanan, mengakhiri kebijakan penahanan administratif, sel isolasi juga memperbaiki fasilitas kesehatan. Saat ini ada 6.000 lebih rakyat Palestina yang ditahan di penjara-penjara Zionis. Banyak dari mereka yang ditahan tanpa melewati proses hukum (tahanan administratif).

Sampai hari Senin (30/4/2012) lalu, otoritas ‘Israel’ menolak bertemu dengan para pelaku mogok makan untuk mendengarkan tuntutan mereka. Aksi mogok makan ini sendiri diawali oleh seorang tahanan Palestina, Khader Adnan yang melakukan mogok makan selama 67 hari.

Saat itu ia pun dalam kondisi kritis. Otoritas ‘Israel’ akhirnya setuju untuk membebaskan dirinya. Para tahanan Palestina lainnya lalu memutuskan untuk melakukan aksi serupa guna menekan ‘Israel’ agar lebih memerhatikan hak-hak mereka. (MR/Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Mengaku Negara Demokrasi, ‘Israel’ Malah Membuat Sistem Sensor Informasi di Dunia Maya
Indonesia Bantu Sekolah Darurat Pengungsi Syria di Perbatasan Turki »