Lanjutkan Mogok Makan, Sepuluh Orang Tahanan Dilarikan ke Rumah Sakit

8 May 2012, 08:26.

JAKARTA, Selasa (Sahabatalaqsha.com): Perwakilan Palestina untuk PBB, Dr Riyadh Mansour mengingatkan ancaman kematian bagi ribuan tahanan Palestina yang hingga kini masih melancarkan aksi mogok makan di penjara-penjara ‘Israel’. Saat ini, ungkapnya, sepuluh orang tahanan sudah dilarikan ke rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang menurun drastis.

Pernyataan tersebut ia tulis di dalam surat yang dikirimkan ke Sekretaris Jenderal PBB, Ketua Dewan Keamanan dan Presiden Majelis Umum. Mansour juga menyebutkan bahwa kondisi ribuan tahanan Palestina yang sudah melancarkan mogok makan antara 59-67 hari dalam tingkat berbahaya.

Ia juga menyebutkan tentang kasus tahanan Bilal Diab and Thae’r Halalah yang mogok makan sejak 29 Februari lalu. Saat ini kondisi keduanya sangat buruk dengan bobot tubuh yang semakin menyusut dan turunnya tekanan darah mereka.

Dalam suratnya, Mansour juga menuliskan tentang situasi di Palestina yang semakin buruk akibat aksi-aksi ilegal yang dilakukan oleh Pasukan Pendudukan ‘Israel’ (IOF). Ditambahkan bahwa IOF sudah menangkap 2.000 lebih warga Palestina sejak akhir Oktober, termasuk sejumlah mantan tahanan. (MR/Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Indonesia Bantu Sekolah Darurat Pengungsi Syria di Perbatasan Turki
Hanya karena Dugaan Sembunyikan Garam, Zionis Hukum Para Tahanan »