Hanya karena Dugaan Sembunyikan Garam, Zionis Hukum Para Tahanan

8 May 2012, 08:31.

JAKARTA, Selasa (Sahabatalaqsha.com): Sejumlah tahanan Hamas di penjara Negev mengatakan bahwa sipir ‘Israel’ telah memasukkan enam tahanan yang mogok makan ke dalam sel isolasi sebagai bentuk hukuman kepada mereka.

Berdasarkan surat rahasia yang dikirimkan ke kantor berita Palestinian Information Center pada hari Minggu (6/ 5/ 2012) kemarin, pihak penjara juga menyita semua barang milik keenam tahanan tersebut, termasuk pakaian dan peralatan minum. Pihak penjara berdalih bahwa hukuman ini dilakukan atas temuan sejumlah kecil garam yang mereka miliki.

Dalam surat tersebut juga disebutkan, para tahanan yang mogok makan ditelanjangi saat diminta mencari garam-garam yang disembunyikan. Para sipir juga mencegah para tahanan Hamas untuk beristirahat di halaman penjara dan mengancam semua tahanan dengan berbagai hukuman jika ditemukan lagi garam yang disembunyikan. Ancaman hukuman ini juga berlaku untuk para tahanan yang kondisi kesehatannya buruk.

“Saat ini kami hanya memiliki dua pilihan, yaitu mendapatkan kembali hak-hak kami dan hidup secara terhormat di penjara sampai kami dibebaskan atau mati sebagai martir yang diharapkan dapat membuat dunia membuka matanya atas kejahatan ‘Israel’,” tulis surat itu. (MR/Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Lanjutkan Mogok Makan, Sepuluh Orang Tahanan Dilarikan ke Rumah Sakit
70 Hari Mogok Makan, Kondisi Kritis, Para Tahanan Tak akan Menyerah »