Jelang Ramadhan, Penjajah Zionis Semakin Batasi Aktivitas Warga Palesatina

12 July 2012, 17:04.

JAKARTA, Kamis (Sahabatalaqsha.com): Mendekati datangnya bulan suci Ramadhan, penjajah Zionis ‘Israel’ semakin memperketat aktivitas warga lokal Palestina dan para pendatang di wilayah Al-Quds (Yerusalem) yang dijajah.

Samer Ayesh, seorang pedagang dari daerah Bab Al-Amoud mengatakan, sebelum dan selama bulan Ramadhan, Otoritas Pendudukan ‘Israel’ (IOA) dan pasukannya biasanya melakukan aksi-aksi provokatif di toko-toko komersil lalu mengenakan denda seenaknya kepada para pemilik toko.

Seorang supir taksi bernama Rajab Abu Hamdi juga mengungkapkan, polisi-polisi Zionis ‘Israel’ mulai memberlakukan pembatasan sejak beberapa hari lalu di wilayah Bab Al-Asbat, khususnya di area milik otoritas waqaf Islami yang biasa digunakan oleh para supir taksi untuk memberikan pelayanan kepada para turis yang mengunjungi gereja Getsemani dan Maria Magdalena.

Ia juga menambahkan, polisi menggunakan bebatuan dan tiang sebagai penghalang bagi supir taksi yang ingin memasuki wilayah itu.

Hamdi menuturkan, upaya penutupan jalan-jalan yang dilakukan ‘Israel’ sehingga menghambat pergerakan penduduk dan kendaraan ini ditujukan untuk mengurangi jumlah pengunjung Muslim ke masjid al-Aqsha.

Dewan kota ‘Israel’ juga mengirimkan para pekerjanya untuk melancarkan kampanye pembatasan pergerakan warga Palestina. Aksi ini dilakukan dengan pengawalan sejumlah polisi. Mereka juga ditugaskan untuk mencegah warga Palestina menghias jalan-jalan di Kota Tua Yerusalem dengan nuansa Ramadhan.

Namun menurut Samir Obeid, seorang warga dari Kota Tua Yerusalem, meski penjajah Zionis berusaha mencegah dekorasi-dekorasi di Kota Tua dan sekitarnya, komite rakyat Palestina tetap akan memiliki cara untuk menghias lingkungan mereka dengan lampu-lampu hias. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

image

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 250 Lebih Akademisi Eropa Serukan Pemboikotan ‘Israel’
Seorang Pejuang Gaza Syahid dan Tiga Lainnya Luka-Luka dalam Serangan Zionis »