Penjajah Zionis Gagalkan Pembagian Makanan Buka Puasa

30 July 2012, 10:36.

JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com): Polisi Zionis ‘Israel’ melarang pembagian makanan saat berbuka puasa yang dilakukan di sebuah hotel di Al-Quds Timur pada Ahad (29/ 7/ 2012) kemarin. Pelarangan ini diduga kuat lantaran acara tersebut diselenggarakan oleh Hamas.

Penjajah Zionis ‘Israel’ memang tidak mau mengakui Hamas yang memenangkan pemilu di Gaza pada 2006 lalu. Disebutkan, sebuah badan amal Silwan telah menyiapkan makanan berbuka gratis di hotel Panorama di Ras al-Amud di Pengunungan Zaitun hari Minggu kemarin.

Namun, dua jam sebelum acara berlangsung, polisi-polisi ‘Israel’ berdatangan dan melarang pembagian makanan dilakukan di tempat itu. Polisi-polisi itu lalu menutup hotel dan menahan dua anggota badan amal Silwan. Dan seperti biasa ‘Israel’ mengungkapkan alasan yang dibuat-buat.

Menurut juru bicara polisi ‘Israel’, Luba Samri kepada kantor berita AFP, pembagian makanan itu melanggar ayat enam dari dekrit antiteror. “Selain itu tiga orang dari penyelenggaranya sedang ditahan di penjara, termasuk direktur hotel Panorama,” imbuhnya.

Penjajah Zionis menduduki Al-Quds Timur, termasuk Tepi Barat dan Gaza sejak 1967. Para mujahidin berhasil membebaskan, dengan izin Allah, Gaza dari penjajahan Zionis pada tahun 2005.

Penjajah Yahudi ini secara rutin melakukan aksi provokatif terhadap pemeluk Islam. Misalnya saja, aksi penyerangan terhadap umat Islam yang sedang beribadah di masjid al-Aqsha pada pekan lalu. (MR/ Sahabat al-Aqsha)

image

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Lima Warga Palestina Diculik, 19 Orang Luka-Luka akibat Operasi Militer Zionis
Masjid Kita Terus-menerus Diserbu Zionis Yahudi »