Rumah Anda Masih Utuh? Siklus Palestina: Dihancurkan, Dibangun lagi, Dihancurkan, Dibangun lagi…

1 August 2012, 06:41.

Penghancuran rumah warga Palestina terjadi setiap hari, demi berdirinya Erez Yisrael alias Israel Raya. foto: occupied palestine

JAKARTA, Rabu (Sahabatalaqsha.com): Bagi rezim penjajah Zionis Israel, warga Palestina di Silwan di Yerusalem Timur bermukim di sebuah lokasi yang strategis karena bersebelahan dengan Kota Tua. Sudah puluhan tahun penjajah Zionis berusaha memperluas wilayahnya dengan merampas lahan warga Palestina yang sudah tinggal di sana bergenerasi-generasi.

Seperti disiarkan oleh blog occupiedpalestine.wordpress.com, di Silwan, Yerusalem Timur terdapat sekitar warga Palestina merupakan 18% dari seluruh populasi kawasan itu, atau sekitar 55.000 orang. Pada tahun 1987 sampai enam tahun sesudahnya Silwan merupakan pusat Intifada yang paling dekat dengan Masjidil Aqsha.

Penjajah Zionis sudah lama mengusik keberadaan penduduk Palestina di sana untuk mengakomodasi kepentingan warga Yahudi. The Elad Association, asosiasi permukiman Yahudi yang terkuat dan terkaya telah mengerahkan kekuatannya untuk mengubah Silwan secara perlahan menjadi wilayah Yahudi dengan menghancurkan sejarah-sejarah yang penting bagi Palestina.

Kini sudah ada sedikitnya sebelas taman wisata Yahudi yang dibangun dengan menghancurkan ratusan rumah warga Palestina. Sekitar 65% penduduk Silwan saat ini menghadapi perintah penghancuran rumah.

Kondisi ini telah mendorong warga Silwan untuk bertahan dengan cara apapun yang bisa dilakukan. Hampir semua penduduk Silwan memiliki anggota keluarga atau kenalan yang pernah terluka, ditangkap ataupun dibunuh oleh pemukim-pemukim ilegal Yahudi dan prajurit Zionis ‘Israel’. Konfrontasi dengan pemukim Yahudi dan serdadu Zionis adalah hal yang terjadi setiap minggu.

Pusat Informasi Wadi Hilweh telah membantu komunitas Palestina di Silwan untuk melawan Zionis. Dipimpin oleh aktivis Jawad Siyam, lembaga ini antara lain menyediakan bantuan hukum untuk melawan perintah-perintah penghancuran rumah di pengadilan.

Samir Riwadi adalah seorang warga Palestina yang melawan proyek perampasan lahan sejak tahun 1969. Ia mulai memberontak ketika rumah yang dimiliki kakeknya terancam diambil alih Zionis setelah kakeknya meninggal.

Bagi Samir, rumah kakeknya ini sangat berarti. Ia lahir dan dibesarkan di sana. Kakak tertuanya dikubur di rumah itu dan ibunya menikah di sana. Sayangnya, bukan hanya Samir dan keluarganya yang merasa begitu terikat dengan rumahnya, tetapi juga penjajah Zionis. Rumah ini dianggap strategis karena posisinya berdiri di sisi Utara kota Silwan yang sangat dekat dengan Kota Tua.

Lokasi di sekitar rumahnya sudah dirampas penjajah Zionis puluhan tahun yang lalu. Dan Samir terus berjuang selama puluhan tahun melawan perintah penghancuran di pengadilan untuk mempertahankan rumah dan lahannya.

Perjuangan Samir ini tentu saja harus berhadapan dengan penjajah Zionis lewat berbagai tipu dayanya. Misalnya saja, Zionis mengklaim bahwa rumah Samir adalah milik Saleem, padahal nama kakek Samir yang benar adalah Salem. Mereka juga menipu dengan mengatakan bahwa Saleem telah meninggal di Yordania sehingga tanah dan lahannya kini menjadi milik pemerintah Zionis Israel.

Dengan bantuan Pusat Informasi Wadi Hilweh, Samir akhirnya memenangkan kasusnya di pengadilan. Ia telah mengeluarkan ribuan dolar untuk menyelesaikan kasus ini dan membangun ulang rumahnya. Meski Samir tetap memiliki rumahnya, ia kehilangan sebidang lahan di belakang rumahnya yang kini sudah dipagari dan dijaga oleh serdadu bersenjata Zionis.

Walaupun Samir telah menang, Wadi Hilweh meyakini bahwa Samir akan mendapat lagi perintah penghancuran cepat atau lambat. Ini adalah situasi yang dihadapi hampir semua keluarga Silwan. “Mereka menghancurkan dan kami akan bangun lagi. Inilah hidup kami,” ujar Jawad.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Desa Anda Baik-baik Saja? Penjajah Zionis akan Hancurkan Sepuluh Desa Palestina
Kamp Pengungsi Diteror Tank dan Buldozer Zionis Israel »