Zionis Bagi-bagi Waktu Ibadah di Masjidil Aqsha untuk Yahudi dan Muslim

14 August 2012, 17:32.

JAKARTA, Selasa (Sahabatalaqsha.com): Seorang anggota parlemen Zionis dari partai Likud, Zeev Elkin, mengumumkan rencana mengajukan RUU “pembagian waktu beribadah” di Masjid al-Aqsha sesudah masa reses yang akan datang.

Elkin menyatakan keinginannya agar orang-orang Yahudi bisa masuk ke Masjid ke tiga yang disucikan ummat Islam itu.

Dalam proposal yang akan diajukan, seperti diberitakan Jerusalem Post, setiap umat Yahudi boleh masuk ke masjid Al-Aqsha setiap hari, kecuali hari Jumat dan hari raya Islam. Begitu juga dengan umat Muslim yang boleh masuk ke masjid Al-Aqsha kapan pun, kecuali hari Sabtu dan hari libur Yahudi.

Adapun pembagian waktu ibadahnya diusulkan sebagai berikut: pukul 08:00-11:00, 14:00-18:00 dan 21:00-23:00 adalah waktu ibadah Yahudi dan pukul 04:00-7:00, 11:00-14:00 dan 18:00-21:00 merupakan waktu ibadah umat Muslim. Jika hari raya Islam dan Yahudi jatuh pada hari yang sama akan dibuatkan jadwal khusus.

RUU yang dipublikasikan pekan lalu ini dikecam keras oleh para pemimpin masyarakat Muslim dan Arab. Kantor berita Palestina WAFA menyebutkan bahwa pembagian tersebut serupa dengan yang terjadi di masjid Ibrahim, Hebron.

Situs Middle East Monitor melaporkan bahwa imam senior di masjid Al-Aqsha, Sheikh Ikrama Sabri mengecam keras usulan terhadap tempat paling suci ketiga bagi umat Muslim tersebut. Ia menegaskan bahwa masjid Al-Aqsha bukanlah hal yang dapat dinegosiasikan.

“Dan setiap umat Muslim wajib melindungi dan membelanya. Orang-orang Yahudi tidak ada urusan dengan masjid Al-Aqsha,” imbuhnya. (MR/Sahabat al-Aqsha)

image

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Sekawanan Domba Mati setelah Disemprot Zat Beracun oleh Pemukim Ilegal Yahudi
Mesir Persulit Warga Gaza Pulang ke Negerinya »