‘Melanggar Izin’, Pengadilan Zionis Perintahkan Bongkar Masjid di Al-Quds Timur

3 May 2013, 10:41.
Masjid Ras Al-Amound, Al-Quds Timur yang oleh pengadilan zionis diharuskan bongkar sebagian bangunannya karena "melanggar izin". foto: Maan News

Masjid Ras Al-Amound, Al-Quds Timur yang oleh pengadilan zionis diharuskan bongkar sebagian bangunannya karena “melanggar izin”. foto: Maan News

YOGYAKARTA, Jum’at (SahabatAlAqsha.com): Pengadilan ‘israel’ menolak permohonan banding untuk penghentian pembongkaran sebagian dari bangunan masjid Muhammad al-Fatih di Ras al-Amound, Yerusalem Timur.

Menurut imam masjid, Syeikh Sabri Abu Diab kepada Maan News, pengadilan menyebutkan bahwa sebagian dari masjid dibangun tanpa izin otoritas ‘israel’ sehingga harus dihancurkan.

Abu Diab juga mengatakan, bagian yang terancam akan dihancurkan tersebut adalah tempat yang biasa digunakan oleh jama’ah perempuan. Bangunan tambahan seluas 70 meter persegi ini dibangun pada tahun 2009 untuk menambah kapasitas masjid yang jumlahnya jama’ahnya terus meningkat. Terutama pada hari Jum’at dimana ribuan orang yang tidak boleh masuk ke Masjidil Aqsha biasanya pergi ke masjid di Ras al-Amound. Bangunan awal masjid ini dibangun tahun 1964 di atas sebuah lahan yang dimiliki oleh yayasan waqaf.

Pihak insinyur dan pengacara telah berusaha mendapatkan izin untuk tambahan pembangunan itu namun otoritas penjajah zionis menolak. Pengadilan zionis telah mengeluarkan perintah pembongkaran pada 2012 yang kemudian diajukan permohonan banding. Keputusan terakhir yang keluar tidak bisa lagi diajukan banding namun anggota parlemen ‘israel’ dari Palestina, Ibrahim Sarsour, Massoud Ghanayim dan Taleb Abu Arar mengatakan akan mencoba menghentikan penghancuran.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« OKI: Mengakhiri Blokade Gaza Lebih Penting daripada Bantuan Kemanusiaan
Khalid Misy’al: Tujuh Agenda Terpenting Hamas Saat Ini »