Rudal Serdadu Assad Hantam Mobil di Pinggiran Idlib, Tujuh Warga Sipil Suriah Tewas

10 April 2021, 16:44.
Foto: SNHR

Foto: SNHR

SURIAH (SNHR | Middle East Monitor) – Setidaknya tujuh warga sipil, termasuk tiga anak-anak dan dua perempuan, tewas setelah serdadu rezim Suriah melepaskan rudal ke sebuah mobil, Kamis (8/4/2021).

Sejumlah anak juga mengalami luka-luka, dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Serdadu yang ditempatkan di Shellef Castle, di pinggiran utara Provinsi Latakia, menargetkan mobil yang ditumpangi warga sipil di dekat Desa al Najeyya, pinggiran Idlib, menggunakan rudal tipe MD guided.

Syrian Network for Human Rights (SNHR) mencatat bahwa serangan ini merupakan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang dicapai antara Turki dan Rusia, yang mulai berlaku pada 6 Maret 2020.

Melalui tindakan ini, serdadu rezim Suriah, secara terbuka, telah melakukan pelanggaran terhadap Resolusi 2139 dan 2254 Dewan Keamanan PBB.

Mereka juga melanggar aturan hukum kemanusiaan internasional, yang menekankan perbedaan antara warga sipil dan kombatan.

Serangan rudal itu menargetkan kendaraan di Distrik Jisr-Esh-Shugur, yang termasuk dalam zona de-eskalasi.

Zona de-eskalasi Idlib dibentuk berdasarkan kesepakatan antara Turki dan Rusia.

Wilayah tersebut telah menjadi lokasi berbagai kesepakatan gencatan senjata, yang justru sering dilanggar oleh rezim dan sekutunya.

Suriah berkecamuk dalam perang sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak aksi unjuk rasa secara ganas dan brutal.

Lebih dari 5 juta warga sipil telah mengungsi. (SNHR | Middle East Monitor)

Foto: SNHR

Foto: SNHR

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Puluhan Warga Palestina Gelar Shalat Jum’at di Tanah yang Terancam Dirampas Penjajah
Mengenang Nasihat Syaikh Abu Bakar Al-‘Awawidah (#4) – Sejarah Nakbah di Baitul Maqdis »