VIDEO – Puluhan Ribu Orang Berdesakan di Acara Ritual Yahudi, Puluhan Orang Tewas

1 May 2021, 14:49.

PALESTINA (Middle East Monitor) – Puluhan ribu orang Yahudi ultra-Ortodoks memadati makam Rabi Shimon Bar Yochai, di wilayah Palestina yang dicaplok ‘Israel’.

Mereka menjalankan acara tahunan Lag B’Omer; yang mencakup ritual sepanjang malam, nyanyian mistis, dan tarian-tarian.

Reuters melaporkan, setidaknya 45 orang tewas dalam festival yang penuh sesak itu. Ratusan orang dikabarkan terluka.

Sejumlah orang yang sesak napas atau terinjak-injak tidak diketahui kondisinya, sampai penyelenggara, melalui sistem pengeras suara, mengeluarkan peringatan untuk membubarkan diri.

Saksi mata menyebutkan, banyak orang tewas terperangkap di gang yang padat dengan lebar hanya sekitar tiga meter setelah kerumunan memadati lereng gunung Meron, di wilayah Palestina yang dicaplok ‘Israel’.

Festival tersebut juga tidak mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak.

Petugas medis mengatakan telah terjadi desak-desakan di bagian pria. Mereka yang tewas termasuk anak-anak.

Banyak orang yang tewas belum diketahui identitasnya.

Serdadu zionis meminta anggota keluarga untuk membantu proses identifikasi dengan memberikan foto dan informasi pribadi dari mereka yang menghadiri festival dan masih hilang.

Terbesar Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Kapasitas keseluruhan untuk menampung peserta ritual di Gunung Meron mirip dengan tahun-tahun sebelumnya.

Akan tetapi, kali ini ada area api unggun yang dipisahkan untuk mematuhi protokol kesehatan dan sebagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19.

Pemisahan itu telah menciptakan titik-titik kepadatan yang tidak diduga pada lalu lintas pejalan kaki.

Gembong zionis Benjamin Netanyahu menyebut peristiwa itu sebagai salah satu “bencana terberat” dalam sejarah negara palsu ‘Israel’ dan menjanjikan penyelidikan menyeluruh.

Helikopter diturunkan mengangkut orang-orang yang terluka ke rumah sakit. Gerombolan serdadu zionis juga dikerahkan untuk membantu dalam proses pencarian dan penyelamatan.

Makam Gunung Meron dianggap sebagai salah satu situs suci Yahudi dan merupakan situs ziarah tahunan.

Acara tersebut merupakan pertemuan terbesar di wilayah Palestina yang dicaplok ‘Israel’ sejak mewabahnya Covid-19 lebih dari setahun yang lalu.

Acara api unggun di Gunung Meron dilarang tahun lalu karena pembatasan ketat.

Akan tetapi, pembatasan mulai dikurangi seiring program vaksinasi cepat yang diadakan oleh penjajah zionis. (Middle East Monitor)

Link video: https://videos.files.wordpress.com/HglCT4gd/210430_trn_stampede-festival_cbm_mp4_dvd.mp4

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penggusuran Massal Kian Dekat, Penduduk Syaikh Jarrah Berharap Dukungan Melawan Kezhaliman
Warga Gaza Gelar Unjuk Rasa Massal Dukung Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha »