Lima Anggota Teroris PKK Menyerah, Upaya Persuasif Turki Kian Jitu

21 July 2021, 13:17.
Foto: Arsip Anadolu Agency

Foto: Arsip Anadolu Agency

TURKI (Daily Sabah) – Lima anggota teroris dari Partai Buruh Kurdi (PKK) menyerah kepada pasukan keamanan Turki, setelah upaya persuasi berhasil dilakukan pihak berwenang.

Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan lima anggota teroris menyerahkan diri setelah membelot dan meninggalkan kelompok PKK, berkat upaya persuasi polisi dan tim gendarmerie.

Jumlah anggota kelompok teroris yang telah menyerah melalui upaya persuasi tahun ini bertambah menjadi 107 orang.

Teroris yang menyerah telah bergabung dengan PKK kurun 2009 hingga 2015. Mereka aktif beraktivitas di Irak, Iran, dan Suriah.

Menurut pihak berwenang Turki, beberapa tahun terakhir, PKK – yang kian terdesak seiring keberhasilan operasi pasukan keamanan Turki – telah membuat anggotanya berdarah-darah dan gagal merekrut anggota baru.

Dalam lebih dari 35 tahun tindakan terorisme melawan Turki, PKK – yang dikategorikan sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa – telah bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Tercerai berainya PKK merupakan imbas operasi dan strategi kontraterorisme Turki yang sukses, baik di dalam maupun luar negeri.

Beberapa tahun terakhir, tercatat jumlah tertinggi anggota teroris PKK yang menyerah dalam menghadapi operasi kontraterorisme domestik dan lintas batas.

Aksi protes sekelompok keluarga di depan markas Partai Rakyat Demokratik (HDP) pro-PKK di Diyarbakir, menuntut pengembalian putra dan putri mereka yang direkrut PKK, juga membantu meningkatkan jumlah orang yang menyerah.

Aksi protes dimulai ketika Hacire Akar muncul di depan pintu kantor HDP di Diyarbakir, setelah PKK menculik putranya.

Seminggu kemudian, pada 3 September 2019, keluarga lain yang terinspirasi oleh Hacire Akar, mengubah sikap protes perorangan yang mereka jalankan menjadi protes duduk bersama.

Seruan keluarga kepada anak-anak mereka – yang meminta mereka untuk kembali ke rumah dan menyerah – serta upaya persuasi oleh aparat keamanan, sangat berpengaruh.

Kementerian Dalam Negeri, belum lama ini, mengumumkan bahwa keluarga lain segera bersatu kembali dengan anak mereka. (Daily Sabah)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Dalam Sehari, Empat Warga Sipil Dibunuh di Dua Lokasi di Suriah
Kapal Turki Selamatkan 80 Pengungsi Libya di Perairan Malta »