Agresi Penjajah Berlanjut, Bulan Sabit Merah Kehilangan Kontak dengan Tim di RS Al-Amal Gaza

26 March 2024, 22:06.

Foto: Anadolu Agency

PALESTINA (Anadolu Agency) – Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), Ahad (24/3/2024), mengatakan bahwa mereka kehilangan kontak dengan timnya di Rumah Sakit Al-Amal, kota Khan Yunis, Gaza selatan, setelah serdadu penjajah ‘Israel’ menyerbu fasilitas medis tersebut pada pagi hari. 

“Komunikasi terputus dengan tim Bulan Sabit Merah Palestina di Rumah Sakit Al-Amal di Khan Yunis karena gelombang komunikasi nirkabel VHF tidak dapat digunakan,” terang PRCS melalui akun X. 

“Berbagai sarana komunikasi darat dan seluler, serta layanan internet, masih terputus di wilayah Khan Yunis selama 72 hari berturut-turut,” tambahnya. 

Sebelumnya, PRCS menyatakan bahwa seluruh pengungsi dan pasien yang memungkinkan pindah dari Rumah Sakit Al-Amal telah dievakuasi menuju kawasan Al-Mawasi di Khan Yunis barat. 

“Saat ini, staf rumah sakit masih tinggal bersama sembilan pasien dan 10 orang pendamping mereka, serta satu keluarga pengungsi dengan anak-anak penyandang disabilitas,” katanya. 

Pernyataan tersebut menekankan bahwa ada kebutuhan untuk mengevakuasi para pasien dan korban luka selain jenazah dua syuhada, termasuk Amir Abu Eisha, anggota tim operasi darurat PRCS yang syahid akibat tembakan penembak jitu penjajah ‘Israel’ saat bertugas di rumah sakit tersebut. 

“Kendaraan ‘Israel‘ mengepung seluruh pintu masuk rumah sakit, dan siapa pun dari tim di rumah sakit dilarang keluar,” tambah Bulan Sabit Merah Palestina. 

Dalam pernyataan sebelumnya, PRCS mengatakan bahwa serdadu penjajah zionis menembakkan bom asap ke Rumah Sakit Al-Amal untuk memaksa tim medis dan orang-orang yang terluka maupun mereka yang kehilangan tempat tinggal agar pergi. 

Lalu pada Ahad (24/3/2024) pagi, pasukan penjajah ‘Israel’ menyerbu Rumah Sakit Al-Amal dan Kompleks Medis Nasser sambil melancarkan berbagai tembakan keras. 

Negara palsu ‘Israel’ telah melancarkan serangan militer genosida di wilayah Gaza sejak 7 Oktober lalu.  

Lebih dari 32.200 Ahlu Syam Gaza telah syahid dan lebih dari 74.500 lainnya cedera, di tengah kehancuran massal dan krisis kebutuhan pokok yang sengaja dipaksakan oleh penjajah. 

Agresi genosida ‘Israel’ telah menyebabkan 85% penduduk Gaza terpaksa mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.  

Sementara itu, 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB. (Anadolu Agency)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tanpa Alasan, Penjajah Zionis Jadikan Peneliti dan Pengacara HAM Palestina Ini “Tahanan Administratif”
Pelapor Khusus PBB: ‘Israel’ Sedikitnya Melakukan 3 dari 5 Tindakan Terlarang Dalam Konvensi Genosida  »