Gerakan Hamas Siap Menyetujui Gencatan Senjata Jangka Panjang

10 December 2025, 18:30.

Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, dan Palang Merah melakukan operasi pencarian tahap pertama untuk menemukan jenazah dua sandera ‘Israel’ yang hilang di Kamp Pengungsi Jabalia di Kota Gaza, Gaza, pada 1 Desember 2025. [Saeed M. M. T. Jaras – Anadolu Agency]

PALESTINA (Middle East Monitor) – Tokoh senior Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Taher al-Nunu, Senin (8/12/2025), mengatakan bahwa laporan tentang pemecatan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dari “Dewan Perdamaian Gaza” merupakan “sebuah langkah ke arah yang benar.”

Al-Nunu mengatakan bahwa Hamas telah berulang kali mendesak para mediator untuk mendepak Blair karena bias yang jelas terhadap zionis ‘Israel’.

Al-Nunu menegaskan bahwa Hamas siap menyetujui gencatan senjata jangka panjang, dengan syarat penjajah zionis ‘Israel’ berkomitmen penuh pada gencatan senjata secara menyeluruh, lapor Al Jazeera.

Ia menegaskan bahwa senjata perlawanan akan menjadi bagian dari sistem pertahanan negara Palestina pada masa depan.

Al-Nunu menekankan bahwa Hamas tegas menolak usulan “pasukan internasional” untuk menyita senjata-senjata mereka secara paksa.

“Usulan itu ditolak dan tidak pernah dibahas,” ujarnya.

Hamas belum menerima rencana yang jelas mengenai struktur “pasukan internasional” yang diusulkan untuk Gaza, tugas-tugasnya, maupun wilayah penempatannya.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa tidak ada negara yang akan setuju untuk bergabung dengan “pasukan” yang ditugaskan untuk melucuti senjata pejuang Gaza secara paksa.

Ia menegaskan bahwa “ambisi Benjamin Netanyahu melampaui batas-batas Palestina dan menimbulkan ancaman bagi semua negara di kawasan tersebut.” 

Al-Nunu secara khusus mengumumkan bahwa Hamas siap untuk segera menyerahkan pemerintahan wilayah Gaza kepada komite teknokrat nasional yang independen. (Middle East Monitor)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Setelah Teror Berlalu, Klub Olahraga Al-Mushtal Bantu Pemulihan Anak-Anak di Gaza
Bayi Gaza Berusia Delapan Bulan Meninggal Akibat Kedinginan »