Tawanan Samer Issawi Masih Melawan Penjajah dengan Lapar: Hari ke-247

26 March 2013, 15:54.

YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Sejumlah sumber medis mengingatkan buruknya kondisi kesehatan tahanan Palestina, Samir Issawi yang sudah mogok makan selama 247 hari. Masyarakat Tahanan Palestina dalam pernyataannya kemarin (25/3) mengungkapkan bahwa sejumlah dokter di rumah sakit Kaplan yang dikelola oleh penjajah zionis ‘israel’ menjelaskan kondisi Issawi terus memburuk setiap jamnya.

Denyut jantung Issawi disebutkan hanya mencapai 28 kali per menit sementara kadar gula darahnya hanya 65 mg/DL. Padahal normalnya berkisar antara 120 mg/dL-180 mg/dL. Seperti dikutip dari kantor berita PIC (Palestinian Information Center), pihak dokter sudah berulang kali mengingatkan drastisnya penurunan kesehatan Issawi. Dan mereka pun mengatakan bahwa Issawi harus segera mengakhiri aksi mogok makannya.

Disebutkan juga bahwa Issawi akan mengalami kesulitan bernafas, pusing yang berulang, dan rasa sakit di seluruh tubuhnya.

Dalam kondisi seperti itu, Issawi yang berasal dari kota Al-Quds masih sempat menuliskan pesan kepada pengacaranya, bahwa  zionis ‘Israel’ dalam proses kebangkrutan yang nyata. Terbukti dari gagalnya mereka menghentikan mogok makan yang dilakukannya.

Issawi menegaskan ia tidak akan tunduk terhadap tekanan penjajah dan akan terus mogok makan sampai tuntutannya dipenuhi.* (MR/ Sahabat al-Aqsha)

Samer Issawi

Samer Issawi

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Direktur Masjidil Aqsha: “Penjajah Zionis Sudah Sita Kunci-kunci Gerbang Maghribi”
Hamas Peringatkan Zionis Konsekuensi Nodai Masjidil Aqsha »