Pengunjuk Rasa Tak Bersenjata Ditembak Zionis di Kepalanya, 4 Lainnya Terluka
12 May 2013, 10:18.
YOGYAKARTA, Ahad (SahabatAlAqsha.com): Warga Palestina, Ibrahim Awad, 21, ditembak dari jarak dekat di bagian kepalanya oleh peluru karet pasukan zionis saat berunjuk rasa di Beit Ummar, Selatan Tepi Barat. Di wilayah lain, seorang wartawan dilaporkan terluka di Bil’in dan tiga warga lainnya terluka akibat semprotan merica di Walaja, dekat Bethlehem.
Dikutip dari IMEMC (International Middle East Media Center), juru bicara komite rakyat, Yousef Abu Maria mengatakan, para pengunjuk rasa tengah memprotes kejahatan yang sering dilakukan para pemukim ilegal Yahudi di wilayah Hebron. Para pengunjuk rasa anti tembok pemisah dan permukiman ilegal Yahudi ini menggelar aksi protes di sejumlah desa, yaitu Nabi Saleh, Bil’in, Nil’in dan Walaja di Selatan Tepi Barat.
Banyak dari pengunjuk rasa yang harus dirawat akibat menghirup gas air mata yang ditembakkan serdadu zionis saat menyerang massa di Bil’in, Nil’in dan Nabi Saleh. Di Bil’in dan Nil’in, para penduduk dan aktivis internasional serta ‘israel’ berupaya menggapai tembok pemisah. Serdadu-serdadu zionis sudah berjaga di sana kemudian menembakkan gas air mata dan air kimia kepada mereka.
Seorang jurnalis lokal dari Bil’in, Haytham Al Khatieb dilaporkan mengalami luka ringan di tangannya akibat tembakan serdadu zionis. Kemudian di dekat desa Nabi Saleh, serdadu-serdadu zionis menyerang para pengunjuk rasa tak bersenjata di depan pintu masuk desa. Mereka kemudian masuk dan menyerang desa lalu menembakkan gas air mata kepada para penghuni rumah.
Awal pekan ini, sejumlah pemukim ilegal Yahudi dari permukiman ilegal Halmishh dekat Nabi Saleh menutup jalan yang menghubungkan desa ini. Para pemukim brutal ini juga menyerang kendaraan-kendaraan dan rumah penduduk desa. Sejumlah kerusakan dilaporkan dari serangan ini namun tidak ada korban terluka.
Di tempat lain, yakni desa Al-Walaja, dekat Bethlehem, para penduduk menggelar pawai ke arah gerbang yang ada di Timur pintu masuk desa yang merupakan bagian dari tembok pemisah yang dibangun zionis di atas lahan desa. Begitu para pengunjuk rasa tiba di gerbang, serdadu-serdadu zionis langsung mendorong mereka. Tiga dari para pengunjuk rasa ini mengalami luka bakar di wajahnya akibat semprotan merica yang disemprotkan pasukan zionis*. (MR/ Sahabat al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
