Mahasiswa Indonesia Beri Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran Palestina

9 June 2013, 18:00.
Ketua Tim Dokter Sahabat Al-Aqsha Dr. Abdul Ghofir menyerahkan dana beasiswa untuk mahasiswa kedokteran Palestina di Sudan kepada Ketua Al-Sarraa Foundation Abu Ahmad di Jalur Gaza (28 Mei 2013), didampingi Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha M. Fanni Rahman dan anggota tim dokter lain Dr. Rosyid Ridho. Semoga Allah ridha. foto: FSLDK Indonesia | Sahabat Al-Aqsha

Ketua Tim Dokter Sahabat Al-Aqsha Dr. Abdul Ghofir menyerahkan dana beasiswa untuk mahasiswa kedokteran Palestina di Sudan kepada Ketua Al-Sarraa Foundation Abu Ahmad di Jalur Gaza (28 Mei 2013), didampingi Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha M. Fanni Rahman dan anggota tim dokter lain Dr. Rosyid Ridho. Semoga Allah ridha. foto: FSLDK Indonesia | Sahabat Al-Aqsha

JALUR GAZA, Ahad (FSLDK Indonesia | SahabatAlAqsha.com): Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Indonesia (FSLDK Indonesia) kembali menyalurkan donasi dari mahasiswa Indonesia untuk pendidikan di Gaza, akhir bulan Mei yang baru lalu. Kali ini dana yang dikumpulkan oleh FSLDK Indonesia disalurkan untuk beasiswa 30 orang mahasiswa kedokteran Palestina di beberapa universitas di Sudan. 

Penyerahan donasi dilakukan di Jalur Gaza oleh Ketua Tim Dokter Sahabat Al Aqsha Dr. Abdul Ghofir, didampingi Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha M. Fanni Rahman dan diterima langsung oleh Ketua Al-Sarraa Foundation Abu Ahmad pada 28 Mei 2013. 

Ketua Pusat Komunikasi Nasional FSLDK Indonesia Edy Siswanto di Bogor menyatakan, “FSLDK Indonesia yang bekerja sama dengan Sahabat Al-Aqsha, jaringan silaturrahim keluarga Indonesia-Palestina, telah menyerahkan dana sebesar US$ 18,000 kepada Al-Sarraa Foundation di Gaza.”

Dana itu, jelas Edy merupakan hasil penggalangan mahasiswa-mahasiswa seluruh kampus di Indonesia serta keluarga-keluarga Indonesia yang bersimpati pada perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan zionis israel. 

Dana tersebut, menurut Edy, akan disalurkan secara bertahap ke mahasiswa-mahasiswa kedokteran Palestina di Sudan selama periode Juli sampai Desember tahun 2013 ini.

Kordinator Komisi Isu Puskomnas FSLDK Indonesia Andino Yudho Pratomo menjelaskan, “Alhamdulillah, bulan Desember 2012 lalu, FSLDK Indonesia bersama Sahabat Al-Aqsha, membiayai operasional TK Bintang Al-Quran (Najmul Quran) di Jabaliya-Gaza untuk periode satu tahun (2012-2013).”

Alhamdulillah, lanjut Andino, pada pertengahan tahun ini, FSLDK Indonesia kembali menyalurkan donasi dari mahasiswa Indonesia untuk beasiswa mahasiswa kedokteran Palestina. “Kami diberi akses berisi data setiap mahasiswa penerima beasiswa itu oleh Sahabat Al-Aqsha dan Al-Sarraa Foundation,” kata Andino.

Kaderisasi

Meskipun digempur dan diteror setiap hari, pembinaan generasi baru rakyat Palestina tidak boleh berhenti. Huffazh Al-Quran lahir ribuan tiap tahun. Para profesional di berbagai bidang kehidupan juga harus dibantu kaderisasinya. 

Sudah dua tahun ini Sahabat Al-Aqsha mendapat amanah dari Al-Sarraa Foundation for Humanitarian Relief (yang dibentuk oleh Rabithah Ulama Filistin) membantu 30 mahasiswa kedokteran asal Gaza yang sedang berjuang menuntut ilmu di Sudan. Jumlah seluruh penerima beasiswa 60 orang, ditanggung gotong royong 30:30 oleh Sahabat Al-Aqsha Indonesia dan HALUAN Malaysia.

FSLDK Indonesia bergandengan tangan dengan Sahabat Al-Aqsha membantu beasiswa ini untuk periode Juli-Desember 2013.

FSLDK Indonesia merupakan forum Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Indonesia yang merupakan gabungan lebih dari 650 LDK yang tersebar di Indonesia. Donasi yang disalurkan untuk beasiswa mahasiswa Palestina ini berasal dari kantong para mahasiswa seluruh Indonesia yang dikumpulkan melalui FSLDK Indonesia. Dengan izin Allah.* (FSLDK Indonesia)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Konferensi Zionis di Yerusalem Sepakati Pembagian Masjidil Aqsha
Poster Besar: Komplek Masjidil Aqsha atau Baitul Maqdis »