Swiss yang Citranya Netral, Beli Drone Bikinan Penjajah Zionis ‘Israel’

15 June 2014, 09:47.
Mamoun Al-Dam, anak yang dibom oleh pesawat tanpa awak penjajah zionis 'Israel'. Foto: PCHR

Mamoun Al-Dam, anak yang dibom oleh pesawat tanpa awak penjajah zionis ‘Israel’. Foto: PCHR

AL-QUDS TERJAJAH, Sabtu (Electronic Intifada): Kementerian Pertahanan Swiss mengonfirmasikankepada Electronic Intifada bahwa mereka berniat untuk membeli pesawat tanpa awak (drone) dari penjajah zionis ‘Israel’. Tentara Swiss tidak peduli bahwa drone ini dikembangkan dan diuji dengan kejahatan perang serdadu penjajah terhadap rakyat Palestina.

Media ‘Israel’ melaporkan pada minggu lalu bahwa militer Swiss telah memutuskan untuk membeli pesawat tanpa awak Hermes 900 yang dibuat perusahaan instansi penjajah Elbit Systems dalam kesepakatan senilai 280 juta dolar Amerika. Pesawat tanpa awak Hermes, tipe drone yang juga dibeli Inggris, selama ini diujicoba oleh penjajah terhadap rakyat Palestina.

“Memang benar bahwa Departemen Pertahanan, Perlindungan Sipil, dan Olahraga Swiss telah memutuskan bekerja sama dengan Elbit Systems untuk sistem pesawat tanpa awak di masa mendatang,” kata jurubicara Kementerian Pertahanan Swiss, Renato Kalbermatten, kepada Electronic Intifada.

Mamoun al-Dam (12 tahun), sedang bermain sepak bola ketika ia tewas oleh serangan pesawat tak berawak penjajah di Jalur Gaza yang diduduki pada 20 Juni 2012. Lembaga amal War on Want Inggris dalam laporannya tahun lalu mengungkapkan, Mamoun adalah salah satu dari lebih dari 800 warga Palestina yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak penjajah sejak tahun 2006.

Kesepakatan Kementerian Pertahanan Swiss dengan instansi penjajah ini bertentangan dengan klaim Kementerian Luar Negeri Swiss yang memiliki misi menghormati hak asasi manusia, mempromosikan demokrasi, dan mempromosikan hidup berdampingan secara damai di antara masyarakat. (Electronic Intifada|Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Muslimah Palestina Dokter Termuda di Dunia
Negeri Kristen Jerman Beri Izin Tinggal Sementara untuk 10.000 Pengungsi Suriah »