Tak Ada Kejahatan Penjajah Zionis ‘Israel’ yang Pernah Diadili
19 November 2014, 09:24.

Serangan pembakaran kebun zaitun di dekat permukiman Yahudi Yitzhar di Tepi Barat pada April 2013. Foto: Reuters
TEPI BARAT, (ibtimes): Kelompok hak asasi manusia Yesh Din telah membuktikan, sekitar 92% warga Palestina mengeluh tentang tindak kejahatan kebencian Yahudi di Tepi Barat dan tak ada satu pun kasus kejahatan yang diadili.
Menurut surat kabar Hareetz, Yesh Din mencatat 1.045 keluhan sejak tahun 2005. Keluhan tersebut termasuk berbagai serangan pembakaran, pemotongan dahan pohon, lemparan batu, pembangunan permukiman di tanah warga Palestina, penembakan, penyiksaan, pencurian, kekerasan dan penyerangan.
Statistik menyebutkan bahwa dari tahun 2013-2014, beberapa kelompok hak asasi manusia mengutuk tindakan ‘Israel’ yang beralasan untuk memerangi kejahatan nasional yang disebut “hollow“.
Kelompok tersebut juga mengatakan, statistik membuktikan buruknya kinerja polisi daerah Judea dan Samaria dalam menyelesaikan kasus kejahatan kebencian Yahudi yang banyak merugikan warga Palestina. “Statistik membuktikan bahwa pernyataan yang terlalu meninggi-ninggikan perang melawan kejahatan nasional adalah ‘cacat’,” kata Noa Cohen, koordinator data untuk departemen penelitian Yesh Din.
Cohen menambahkan, “Departemen yang baru tidak memiliki mental otoritas penegak hukum untuk menyelidiki dan mengadili para penjahat yang merugikan Palestina dari kejahatan ideologis-terdoktrin di Tepi Barat, yang selalu melakukan intimidasi dan merampas tanah.” * (ibtimes | Sahabat Al-Aqsha/Bagas)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
