Dampak Pemadaman Listrik: Ibu dan Bayi Tewas Terbakar di Rumahnya

26 February 2015, 07:09.
Foto: PIC

Foto: PIC

NABLUS, Kamis (PIC): Seorang bayi perempuan dan ibunya menjadi korban kebakaran tragis Selasa (24/2) pagi di Kota Nablus. Kepala Pemadam Kebakaran Nablus, Muhannad Asqalan, mengungkapkan kepada PIC bahwa Manal Abu-Salha, 21, dan bayi perempuannya yang baru berusia dua bulan, Malak, meninggal dunia akibat kobaran api yang disebabkan pemanas elektrik yang diletakkan dekat tempat tidur mereka.

Asqalan menjelaskan, pemadam kebakaran menerima laporan tentang kebakaran di lantai delapan sebuah apartemen pada pukul lima pagi dari seorang sopir taksi. Ia menambahkan, anggota pemadam kebakaran berangkat secepatnya dan berusaha memadamkan api, namun api telah melahap seluruh apartemen. Ia juga menjelaskan bahwa usaha Manal untuk menyelamatkan bayinya dengan meletakkannya di jendela sia-sia saja.

Seperti diketahui, perusahaan listrik Zionis mengumumkan pada Senin (23/2) bahwa mereka secara resmi akan memutuskan aliran listrik di Nablus dan Jenin selama 45 menit setiap hari karena menumpuknya utang Otoritas Palestina. Dalam pernyataan yang dilansir situs surat kabar Yedioth Ahronoth, perusahaan listrik tersebut menjelaskan bahwa pemutusan listrik di Nablus dan Jenin merupakan awal dari pemutusan listrik ke wilayah Otoritas Palestina lainnya karena utang Otoritas Palestina yang mencapai 1,9 miliar shekel.

Partai Habayit Hayehudi (“Rumah Yahudi”) dan Yisrael Beiteinu (“Israel Rumah Kami”) menyambut baik langkah tersebut. Kedua partai menilai, langkah itu merupakan bagian dari sanksi yang harus dijatuhkan terhadap Otoritas Palestina.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Zionis Larang Ibu Palestina Jenguk Anak yang Divonis Penjara Ratusan Tahun
Tentara Zionis Tangkap 9 Warga Palestina Termasuk Anak-anak »