UNRWA: Di Suriah atau Lebanon, Kehidupan Pengungsi Palestina Memprihatinkan

23 March 2015, 08:58.
Foto: PIC

Foto: PIC

AL-QUDS TERJAJAH, Senin (PIC): Badan PBB untuk bantuan pengungsi Palestina, UNRWA memperingatkan tentang kian memburuknya kondisi para pengungsi Palestina di Suriah. Menurut UNRWA, kondisi mereka sangat memprihatinkan. Konflik di Suriah berdampak buruk pada komunitas pengungsi Palestina di sana, ditambah lagi dengan tidak adanya sikap menghormati hukum internasional dan perlindungan terhadap warga sipil.

Berdasarkan laporan terakhir, sekitar sembilan warga Palestina tenggelam di pantai Sisilia pada 4 Maret lalu. Mereka termasuk dari 59 warga Palestina yang merupakan bagian dari sekelompok orang yang mencoba eksodus ke Eropa lewat pantai Libya. Kenyataan bahwa kelompok ini terdiri atas pengungsi Palestina dari Suriah, Gaza dan Lebanon, jelas merupakan pertanda menyedihkan tentang sangat sulitnya kehidupan pengungsi Palestina di Suriah.

Selama empat tahun revolusi di Suriah, Assad terus bunuhi warga Palestina-Suriah. Pada tahun 2011 sekitar 85 orang tewas, jumlah korban melonjak pada tahun 2012 menjadi 775. Tahun 2013 jumlah korban jiwa lebih banyak lagi, yakni 1.007 orang. Sementara tahun 2014 tercatat 724 orang dan tahun 2015 sekitar 121 orang.

Terkait kondisi di Gaza, UNRWA mengungkapkan bahwa dampak dari penjajahan, blokade dan terulangnya operasi militer telah menghancurkan banyak hal. Tak hanya rumah para pengungsi, kehidupan dan pendapatan mereka, tapi juga harapan atas rasa aman dan masa depan yang bermartabat.

Sementara di Lebanon, para pengungsi Palestina termarjinalkan secara sosial dan ekonomi. Tekanan tersebut membuat mereka dibelenggu kemiskinan dan keputusasaan.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Khatib Masjidil Aqsha: ‘Di Mana Kaum Muslim? Kapan Mereka Tersadar Bela Masjidil Aqsha?’
Bocah Perempuan Terluka Dilempari Batu oleh Gerombolan Zionis »