Penjajah Takkan Kembalikan Jasad Warga Palestina yang Mereka Bunuh
15 October 2015, 13:56.

Petugas gawat darurat Zionis berada di dekat jenazah korban insiden penembakan di sebuah bis di kawasan Armon Hanatsiv, Baitul Maqdis, 13 Oktober lalu. Foto: AFP/Gali Tibbon
BAYT LAHM, Kamis (Ma’an News Agency): Kabinet keamanan Zionis Selasa (13/10) lalu memutuskan, jasad warga Palestina yang serdadu Zionis tembak mati karena dituduh melakukan serangan terhadap warga Zionis, tak akan lagi dikembalikan pada keluarga mereka. Juru bicara Kementerian Keamanan Dalam Negeri ‘Israel’ mengungkapkan, keputusan itu merupakan satu dari serangkaian tindakan keamanan yang akan diambil untuk menghentikan aksi protes yang kerap terjadi saat upacara pemakaman warga Palestina yang dibunuh serdadu Zionis.
Keputusan itu tak lain atas saran Menteri Keamanan Dalam Negeri ‘Israel’ Gilad Erdan. Kabarnya saat rapat kabinet ia mengatakan bahwa upacara pemakaman kerap digunakan keluarga Palestina untuk menghasut “serangan teroris” sehingga meningkatkan ketegangan. Media Zionis melaporkan bahwa Zionis akan menguburkan jasad-jasad warga Palestina secara rahasia alih-alih menyerahkan jasad mereka pada pihak keluarga.
Keputusan itu diambil setelah dua warga Palestina ditembak mati Zionis usai membunuh tiga warga ‘Israel’, Selasa lalu. Kabinet keamanan Zionis juga menyetujui pencabutan status kependudukan warga Palestina yang melakukan penyerangan.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
