Bayi Delapan Bulan Tewas Akibat Gas Air Mata

31 October 2015, 22:54.

Bayi Tewas Akibat Gas Airmata (31 Oktober 2015)

BAYT LAHM, Sabtu (Ma’an News Agency): Kementerian Kesehatan Palestina mengungkapkan, seorang bayi Palestina berusia delapan bulan kemarin (30/10) meninggal dunia akibat menghirup gas airmata di desa Beit Fajjar selatan Bayt Lahm. Kementerian mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa Ramadan Mohammad Faisal Thawabta meninggal dunia usai menghirup gas airmata saat terjadi bentrokan antara warga Palestina dan pasukan militer Zionis di sekitar daerah tersebut. Jenazah Thawabta dibawa ke Rumah Sakit Pemerintah Beit Jala. Bentrokan juga mengakibatkan tiga warga Palestina menderita luka akibat peluru kaliber 0.22.

Kematian bayi delapan bulan itu menambah jumlah korban tewas warga Palestina bulan ini menjadi hampir 70 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 orang merupakan anak-anak. Jumat lalu, Qassem Mahmoud Sabaneh ditembak mati karena dituduh melakukan penikaman terhadap petugas perbatasan Zionis di Nablus. Sementara itu, Ahmad Hamada Qneibi (23) tewas ditembak Zionis usai menyerang dan melukai seorang warga Zionis di Timur Baitul Maqdis terjajah.

Bentrokan di penjuru wilayah Palestina mulai meningkat usai insiden penembakan terhadap dua pemukim ilegal Yahudi 1 Oktober lalu, serta meningkatnya pembatasan terhadap warga Palestina di Timur Baitul Maqdis.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Akhirnya, Penjajah Kembalikan Lima Jenazah Warga Palestina
Penjajah Zionis Isolasi Al-Khalil »