Rafah Masih Ditutup, 30 Persen Pasien Tak Bisa Berobat

20 November 2015, 20:04.
Foto: Middle East Monitor

Foto: Middle East Monitor

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengungkapkan, terus berlangsungnya penutupan pelintasan Rafah sangat berbahaya bagi ribuan orang sakit di Jalur Gaza. Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf Al-Qudra mengatakan, penutupan pelintasan perbatasan Rafah mengakibatkan 30 persen pasien tidak bisa mendapatkan obat-obatan dan perawatan medis yang mereka butuhkan.

Terus ditutupnya pelintasan perbatasan Rafah membuat sektor kesehatan di Jalur Gaza semakin memprihatinkan. Obat-obatan dan perlengkapan medis terbatas sehingga kian bertambah jumlah pasien yang harus menjalani perawatan di luar Gaza.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Bocah Enam Tahun Ini Ditangkap Saat Berlari Hindari Gas Airmata
Serdadu Zionis Culik Bocah 12 Tahun Saat Pulang Sekolah »