Dua Kapal Solidaritas Merapat di Gaza Hari Jum’at

27 June 2009, 06:45.

Gerakan Pembebasan Gaza (The Free Gaza Movement) mengumumkan bahwa dua kapal solidaritas, yang berlayar dari Cyprus, akan merapat ke Gaza Jum’at ini dengan membawa 35 orang pendukung dari negara-negara Arab, AS dan Eropa.Gerakan itu merincikan bahwa 15 aktivisnya dari Qatar, Yordania, Kuwait, Tunisia dan Bahrain serta 21 orang yang berasal dari AS, Inggeris, Skonlandia, Australia, Cyprus, Yunani, Denmark dan Irlandia.

Dalam pernyataannya, gerakan ini menjelaskan bahwa kapal-kapal itu dimuati 15 ton semen dimaksudkan untuk membangun kembali rumah sakit Al Shifa di Gaza, karena tentara Israel telah membom prasarananya dalam serangannya ke Jalur Gaza beberapa bulan lalu.

Para aktivis ini akan berada di Gaza selama tiga hari dan akan melakukan peninjauan terhadap kehancuran yang diakibatkan mesin-mesin perang Israel selama serangan itu.

Gerakan ini menyerukan “orang-orang bebas di dunia ini agar ikut serta mengirimkan kapal-kapal ke Jalur Gaza yang melarat dan terblokade itu, untuk membantu meringankan penderitaan rakyatnya.

Blokade telah dilancarkan oleh Israel lebih dari tiga tahun lalu; ratusan pasien meninggal karena tidak adanya obat-obatan dan tidak adanya sarana-sarana yang berfungsi.

Lebih dari 1600 warga Palestina tewas dalam serangan Israel ke Jalur Gaza dari 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Jumlah warga Palestina yang terluka lebih dari 6000 orang.

Sebagian besar korban adalah warga sipil, wanita dan anak-anak, karena tentara Israel membombardir rumah penduduk, sarana pendidikan, masjid dan bahkan UNRWA, badan PBB yang menangani pengungsi.

Ribuan warga sipil melarikan diri dan berlindung di fasilitas PBB, di sekolah-sekolah dan di masjid-masjid tetapi Israel tidak mengecualikan serangannya. Ketika bom-bom dihantamkan ke Gaza, tidak ada lagi tempat yang aman bagi para warga sipil. EZ/ IMEMC

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Abu Halabiah: Datangnya Menteri Keamanan Zionis Adalah Penodaan Masjid Suci Al Aqsha
ICRC: Pemukiman Ilegal Israel Sebabkan Penderitaan Warga Palestina »