Khawatir Organ Anaknya Dicuri Zionis, Keluarga Minta Jenazah Ahmed Taha Diotopsi
4 January 2016, 13:35.

Foto: PIC
BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Senin (PIC): Jenazah warga Palestina Ahmed Taha (21) diotopsi untuk memastikan adakah organ tubuhnya yang dicuri saat ditahan penjajah Zionis. Demikian ungkap Bulan Sabit Merah Palestina, Jum’at (1/1) lalu. Sumber-sumber setempat menyatakan, keluarga Taha memutuskan untuk melakukan otopsi atas jenazah anak mereka untuk memeriksa organ-organ tubuhnya.
Penjajah Zionis sebelumnya meminta keluarga Taha setuju untuk mengubur anak mereka pada malam hari, yakni segera setelah jenazahnya dibebaskan pihak Zionis. Jelas syarat itu dibuat penjajah agar keluarga tak melakukan otopsi. Namun, pihak keluarga menolak syarat-syarat yang ditetapkan Zionis untuk membebaskan jenazah Taha. Kamis (31/12) lalu, penjajah Zionis akhirnya menyerahkan jenazah Ahmed Taha kepada keluarganya di pos pemeriksaan militer Ofer, di barat Ramallah, setelah hampir 40 hari disita Zionis.
Pada 23 November, Taha ditembak mati serdadu Zionis karena dituduh menikam segerombolan serdadu Zionis bersenjata di dekat permukiman ilegal Yahudi, Modi’in, sebelah barat Ramallah.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
