Anak Yatim Piatu di Gaza Berdemo, Minta Mesir Buka Pelintasan Rafah

15 January 2016, 17:45.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Jum’at (PIC): Puluhan anak yatim piatu Palestina melakukan aksi unjuk rasa di Kedutaan Besar Mesir di Jalur Gaza Kamis (14/1) pagi, menuntut pembukaan pelintasan perbatasan Rafah. Rafah, satu-satunya pintu keluar Gaza menuju dunia luar yang dikuasai Mesir, telah ditutup sejak Presiden Mesir yang terpilih secara demokratis Muhammad Mursi digulingkan militer. Penutupan itu mengakibatkan penderitaan bagi masyarakat Palestina di Jalur Gaza yang diblokade penjajah Zionis.

Anak-anak itu membawa sejumlah poster bertuliskan: “Buka terminal, jangan biarkan masyarakat Gaza mati” dan “Penutupan Rafah membahayakan kondisi pasien dan keluarga”. Saat demonstrasi berlangsung, seorang wanita menangis minta bantuan atas kondisi hidup yang tak tertahankan di Jalur Gaza akibat terus ditutupnya pelintasan Rafah. “Pelintasan harus dibuka agar penduduk Gaza bisa berobat, menjalani perawatan medis, serta menempuh pendidikan di Mesir dan di penjuru dunia,” katanya.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Stroberi Gaza “Mendarat” di Tepi Barat
Ekstremis Yahudi Rusak Mushala Kampus dan Robek Al-Quran »