Wartawan Palestina yang Mogok Makan Itu Kini Kritis

31 January 2016, 19:35.
Foto: MaanImages

Foto: MaanImages

RAMALLAH, Ahad (Ma’an News Agency): Pihak rumah sakit ‘Israel’ kemarin (30/1) menyatakan, kondisi kesehatan tawanan yang melakukan aksi mogok makan, Muhammad al-Qiq, kian memburuk. Al-Qiq berada di rumah sakit Zionis, HaEmek, di Afula sejak kondisi kesehatannya mulai memburuk. Wartawan Palestina itu melakukan mogok makan selama 68 hari untuk memprotes ‘penahanan administratif’nya (penahanan tanpa persidangan atau dakwaan).

Menurut pihak HaEmek, al-Qiq telah kehilangan kemampuan untuk berbicara dan kini berkomunikasi dengan isyarat. Namun, terlepas dari kondisinya yang parah, al-Qiq masih sadar dan menolak perawatan medis. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Sabtu (30/1) lalu, al-Qiq menegaskan kembali komitmennya melakukan aksi mogok makan untuk memprotes pengobatannya di tahanan Zionis. “Saat orang diperlakukan dengan zhalim, mereka tak lagi khawatir mengenai berbagai konsekuensi. Saya memercayakan diri saya di tangan Allah dan saya akan terus melakukan mogok makan, hingga menjadi syahid atau bebas,” kata al-Qiq.

Mahkamah Agung ‘Israel’ Rabu lalu menunda keputusan mengenai dibebaskan atau tidaknya al-Qiq, serta menyetujui dilanjutkannya penahanan administratif al-Qiq hingga kondisi medisnya diperiksa. Menurut kelompok HAM medis Physicians for Human Right Israel (PHRI), awal bulan ini penjajah Zionis mengikat al-Qiq di ranjang dan staf medis secara paksa memberikan ia infus garam dan vitamin. PHRI mengatakan, al-Qiq tetap diikat di ranjang dan dipasangi tetesan IV selama empat hari. Serangkaian penyelidikan oleh Amnesty International juga mengungkap bahwa al-Qiq disiksa saat proses investigasi.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« ‘Perang Cyber’, Cara Penjajah Lawan Boikot
‘Makelar Kasus’ Peras dan Tipu Keluarga Tawanan Palestina di Suriah »