Rabbi Yahudi Anjurkan Pemukim Ilegal Racuni Air Warga Palestina di Tepi Barat

20 June 2016, 16:29.
Foto: Middle East Monitor/APA images (Dokumentasi)

Foto: Middle East Monitor/APA images (Dokumentasi)

LONDON, Senin (Middle East Monitor): Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengecam pernyataan rabbi Yahudi yang mengizinkan para pemukim ilegal Yahudi meracuni sumber-sumber air di wilayah-wilayah Palestina di Tepi Barat terjajah dan menyebut itu sebagai “perintah untuk membunuh”. Rabbi Shlomo Mlma, ketua Dewan Rabbi di permukiman ilegal Yahudi Tepi Barat, menganjurkan para pemukim ilegal Yahudi meracuni air di desa-desa warga Palestina dan kota-kota di Tepi Barat. Menurut organisasi anti-penjajahan ‘Israel’, Breaking the Silence, seruan untuk meracuni air warga Palestina bertujuan menekan warga Palestina agar meninggalkan desa-desa mereka dan membuka jalan bagi para pemukim ilegal Yahudi untuk mengambil alih tanah-tanah warga Palestina.

“Ini merupakan hasutan dan seruan untuk membunuh warga Palestina,” kata Wasil Abu Youssef, anggota Komite Eksekutif PLO, kepada kantor berita Anadolu kemarin (19/6). Menurut Abu Youssef, anjuran yang dilontarkan rabbi Yahudi itu “membuktikan bahwa ‘Israel’ bukanlah mitra perdamaian yang sejati.” Lebih lanjut ia menyatakan, “Puluhan perintah serupa dibuat oleh para rabbi untuk membunuhi warga Palestina, merampok tanah-tanah dan lahan pertanian, serta menghancurkan properti mereka.”

Dalam sebuah pernyataan PLO mengungkapkan bahwa perintah rabbi itu mendorong para pemukim ilegal Yahudi untuk melakukan serangan-serangan terhadap warga Palestina. “Ratusan insiden terhadap penduduk Palestina terjadi karena anjuran-anjuran rasis seperti itu,” demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor nasional PLO untuk pertahanan tanah Palestina.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Timur Baitul Maqdis sebagai wilayah-wilayah terjajah dan menganggap seluruh bangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina merupakan ilegal. Sekitar 500.000 pemukim ilegal Yahudi kini tinggal di lebih dari 100 permukiman ilegal khusus Yahudi yang dibangun sejak ‘Israel’ menjajah Tepi Barat dan Timur Baitul Maqdis pada 1967.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Ramadhan Ini Warga Gaza Kembali Gagal Umrah
PRESS RELEASE: Sahabat Al-Aqsha Bagikan 100 Tanki Air dan Air Minum di Gaza Sepanjang Musim Panas »