Presiden Turki Serukan Perlakukan Pengungsi dengan Terhormat
21 June 2016, 18:36.

Foto: Anadolu Agency
ANKARA, Selasa (Anadolu Agency): Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin (20/6) menyerukan masyarakat internasional untuk menjamin kehidupan “yang terhormat” bagi para pengungsi yang menderita akibat xenofobia (ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain, atau yang dianggap asing) dan diskriminasi dari seluruh dunia. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis untuk memperingati Hari Pengungsi Sedunia, Erdogan menyatakan kehidupan terhormat seperti itu “merupakan tanggung jawab politik dan moral masyarakat internasional”. “Jika tidak, upaya-upaya Turki dengan sejumlah negara tidak akan cukup menjadi solusi masalah tersebut (pengungsi),” tambahnya.
Erdogan mengatakan Turki terus menerus melakukan tindakan –berbeda dengan masyarakat internasional yang tidak bertindak– dengan menjadi tuan rumah bagi lebih dari tiga juta pengungsi dan berkorban untuk memberikan mereka kehidupan yang layak. “Saya berharap Hari Pengungsi Sedunia mengingatkan masyarakat internasional akan tanggung jawab dan nilai-nilai hati nurani,” kata sang presiden.
Perdana Menteri Binali Yildirim mengatakan, Turki merupakan harapan bagi orang-orang yang tertindas dan berjanji Turki tidak akan tuli terhadap jeritan orang-orang yang membutuhkan bantuan mereka. “Kami tidak bertanya pada mereka yang membutuhkan bantuan apa bahasa, agama atau ras mereka; kami mengulurkan tangan kami. Hari ini dan juga esok, kami akan berada di samping mereka,” tulis Yildirim di akun Twitternya.
Badan pengungsi PBB kemarin (20/6) mencatat sekitar 65,3 juta orang di seluruh dunia mengungsi akibat perang dan penyiksaan pada tahun 2015. Dari jumlah tersebut, hampir sepertiga –21,3 juta orang– terpaksa mencari suaka ke luar negeri.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
