Syaikh Raed Salah: ‘Masjidil Aqsha dalam Bahaya’
3 November 2016, 20:46.

Foto: PIC
BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Kamis (PIC): Ketua Gerakan Islam di wilayah Palestina 1948 Syaikh Raed Salah memperingatkan bahwa Masjid al-Aqsha dalam bahaya dan periode saat ini sangat menentukan. Dalam pernyataan yang disampaikan dari dalam penjara Raymond sebagaimana dikutip pengacaranya, Syaikh Salah menyerukan rakyat Palestina, bangsa Arab dan ummat Islam untuk mempertahankan hak mereka atas Masjid al-Aqsha sebagai hal yang abadi dan hak permanen sebelum adanya pengakuan UNESCO atau lembaga internasional manapun.
Ia mengatakan bahwa keputusan UNESCO baru-baru ini atas Baitul Maqdis hanyalah dukungan terhadap hak abadi rakyat Palestina ini. Penolakan ‘Israel’ atas keputusan UNESCO merupakan sebuah deklarasi perang melawan rakyat Palestina, bangsa Arab dan ummat Islam. Syaikh Salah juga memperingatkan upaya-upaya ‘Israel’ yang tanpa henti memalsukan realitas.
Di sisi lain, Syaikh Salah mengatakan bahwa kejahatan-kejahatan perang ‘Israel’ tidak berhenti mengacu pada peringatan pembantaian Kafer Qassam. Pelanggaran-pelanggaran ‘Israel’ hanya akan berhenti dengan diakhirinya penjajahan, tegasnya. Ia juga memperingatkan rencana-rencana Yahudisasi ‘Israel’ yang bertujuan untuk mengendalikan Masjid Al-Aqsha.
Pada Oktober 2015, pengadilan negeri ‘Israel’ memvonis Syaikh Salah tujuh bulan penjara atas dakwaan “hasutan kekerasan” dalam khutbah yang ia sampaikan sepuluh tahun lalu.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
