Uskup Gereja Ortodoks Yunani di Palestina Kecam Pelarangan Adzan

17 November 2016, 18:47.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Kamis (PIC): Uskup Gereja Ortodoks Yunani Sebastia Atallah Hanna mengecam keras RUU ‘Israel’ yang melarang adzan dengan pengeras suara di Baitul Maqdis terjajah. Dalam keterangan persnya Hanna menganggap larangan ‘Israel’ itu “langkah berbahaya dan tidak bisa diterima, serta merupakan bagian dari kebijakan rasis ‘Israel’ yang bertujuan meyahudisasi Baitul Maqdis”.

Kini, mereka menargetkan masjid-masjid dan besok giliran gereja-gereja, katanya. “Kami akan tetap berada di tanah air kami dan tidak akan pernah meninggalkan kota suci ini,” tambahnya. “Masjid-masjid kami dan gereja-gereja akan selamanya menjadi sumber perdamaian, cinta, dan persaudaraan.” Ia mengakhiri dengan menyerukan persatuan Palestina untuk menghadapi langkah-langkah rasis ‘Israel’.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemimpin Hamas: Penghafal Al-Quran di Gaza Terus Meningkat
IHH Serahkan 9 Skuter Mobilitas untuk Warga Gaza Berkebutuhan Khusus »