Dipenjara ‘Israel’, Tawanan Palestina Ini Raih Gelar Sarjana Kehormatan dan Kuasai Tiga Bahasa
19 November 2016, 18:48.

Foto: PIC
TULKAREM, Sabtu (PIC): Meskipun mengalami penyiksaan psiko-fisik yang berat di penjara-penjara ‘Israel’, tawanan Palestina Osama Mohamed Ali al-Ashqar (33) asal Tulkarem berhasil meraih gelar sarjana kehormatan. Ia belajar bahasa Inggris, Perancis, dan Ibrani serta menulis sejumlah artikel di penjara. Tak lama lagi al-Ashqar akan memasuki tahun ke-15 penahanannya di penjara ‘Israel’.
Juru bicara Pusat Studi Tawanan Palestina, Reyad al-Ashqar, mengatakan al-Ashqar diburu pasukan penjajah Zionis selama beberapa tahun sebelum ia diculik pada 14 November 2002 dalam penyergapan yang dilakukan di provinsi Tulkarem. Kini ia menjalani lima hukuman seumur hidup dan 50 tahun di penjara ‘Israel’ atas dakwaan terlibat dalam operasi anti-penjajahan terhadap target-target ‘Israel’.
Al-Ashqar mengalami penyiksaan berat dan interogasi intensif selama beberapa bulan. Sebelum penahanannya, al-Ashqar ditembak dengan lima peluru dan pecahan rudal dalam sebuah serangan militer ‘Israel’ di kamp pengungsi Tulkarem pada 2002. Ia dijebloskan ke sel isolasi sebelum divonis seumur hidup. Ia juga dilarang dikunjungi saudara-saudaranya di penjara, dengan alasan keamanan.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
