Serdadu Pengecut Lindungi Diri Mereka dengan Jadikan Anak Palestina Sebagai Tameng

30 December 2016, 21:55.

https://youtu.be/9NDH1UaoARI

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Gerombolan serdadu Zionis menyergap dan menangkap bocah berumur tujuh tahun saat demonstrasi mingguan di Kafr Qaddum Jumat lalu, kemudian menggunakan ia sebagai tameng manusia. Rekaman video yang dirilis organisasi HAM Zionis B’Tselem menunjukkan bahwa Muamen Murad Mahmoud Shteiwi ditangkap dan dijadikan serdadu sebagai tameng.

Berdasarkan pernyataan yang dipublikasikan oleh B’Tselem kemarin, sekitar pukul 12:15 pada 23 Desember sejumlah demonstran yang tinggal di Kafr Qaddum dan relawan ‘Israel’ lainnya berangkat menuju sebuah pos pemeriksaan yang memblokir jalan di sisi timur desa. Menurut penjelasan saksi mata, para demonstran sampai di sebuah rumah yang terletak di perbatasan timur desa dan tidak menyadari kehadiran para serdadu di area tersebut. Sejumlah anak-anak terpisah dari demonstran lainnya dan lebih jauh menuju timur, termasuk Muamen.

Berbicara kepada relawan B’Tselem Abdullah Qaddoumi, Muamen mengatakan bahwa salah seorang dari anak-anak lain melemparkan batu ke tumpukan kotoran yang ditutupi oleh pelat kaleng. “Segera setelah batu membentur kaleng, pria bertopeng keluar dari bawahnya. Karena topeng dan sarung tangan hitam mereka, pada awalnya saya pikir mereka para demonstran. Anak-anak lain yang di sekitar saya melarikan diri.”

“Akhirnya saya sadar mereka serdadu Zionis, tapi saya sangat terkejut dan takut, saya tidak bisa lari. Salah seorang serdadu bertopeng memukul dan menarik saya, dan kemudian lebih banyak lagi serdadu bertopeng berkumpul di sekitar saya. Saya takut. Saya menangis dan berteriak karena tampilan mereka. Para serdadu menangkap saya selama sepuluh menit. Mereka melepaskan tembakan ke arah para demonstran dengan saya di samping mereka,” katanya.

Sejak militer Zionis memblokir jalan setelah perluasan permukiman ilegal Kedumim pada 2003, warga desa harus mengambil jalan memutar, sehingga perjalanan yang seharusnya memakan waktu 15 menit ke Nablus menjadi 40 menit.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: MEMO

Foto: Nedal Eshtayah/Anadolu Agency

Foto: MEMO

Foto: Nedal Eshtayah/Anadolu Agency

Foto: MEMO

Foto: Nedal Eshtayah/Anadolu Agency

Foto: MEMO

Foto: Nedal Eshtayah/Anadolu Agency

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Bunuh Diri
Tahun 2016, Perampasan Tanah Palestina Meningkat Tajam »