Facebook Tutup Akun Relawan Palestina

7 January 2017, 17:07.

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Sabtu (Shehab News Agency): Manajemen akun jejaring sosial Facebook menutup sejumlah akun relawan Palestina. Keputusan menutup akun yang mengandung konten Palestina itu merupakan hasil kesepakatan dengan penjajah ‘Israel’.

Ghufran Zamil, eks tawanan dan tunangan dari tawanan Palestina Hasan Salamah mengatakan terkejut lantaran akun Facebook pribadi miliknya ditutup, kemarin (6/1). Zamil mengungkapkan –sebagaimana dikutip Quds Press– ia juga terkejut dengan ditutupnya akun ke dua atas nama “Hasan Salamah” yang telah memiliki 5000 teman dan 80.000 pengikut.

Zamil sudah berulang kali coba membuka kedua akun tersebut, namun yang keluar justru peringatan untuk menutup akun tanpa ada penjelasan. Ia lantas mengirimkan pesan kepada manajemen Facebook untuk mengetahui alasan ditutupnya kedua akun miliknya itu.

Menurut pengamat Facebook, manajemen Facebook menutup sejumlah akun pribadi yang disinyalir aktif mengikuti pergerakan Hamas. Menurutnya, akun-akun itu ditutup karena aktif memposting dengan tagar #JadilahSepertiAyyash.

Parlemen Zionis Knesset pada 3 Januari memberikan dukungan kepada undang-undang yang memungkinkan pengadilan Zionis menghapus segala bentuk konten dalam Facebook yang dinilai penjajah mengandung “provokasi”.

Jaringan media ‘Israel’ berbahasa Ibrani, Channel 7, memberitakan bahwa proyek UU itu memungkinkan Zionis menutup situs-situs yang dinilai penjajah “memprovokasi dan menggerakkan” perlawanan terhadap ‘Israel’.* (Shehab News Agency | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Setelah Ditahan Hampir Empat Bulan, Penjajah Serahkan Dua Jenazah Warga Al-Khalil
Diduga Terima Suap, Netanyahu Kembali Diperiksa »