Lebanon Terus Bangun Tembok Pemisah, Pengungsi Palestina Kian Menderita
15 February 2017, 19:30.

Foto: Ma’an News Agency
BAYT LAHM, Rabu (Ma’an News Agency): Pasukan Lebanon kembali melanjutkan pembangunan tembok pemisah di sekitar kamp pengungsi Ain Helwah, tempat mengungsi 100.000 rakyat Palestina di Lebanon.
Kamp pengungsi Ain Helwah memiliki luas sekitar 1.500 meter persegi. Rakyat Palestina yang tinggal di dalamnya hidup dalam kondisi sulit. Angka kehilangan pekerjaan mencapai 70%. Otoritas pemerintahan Lebanon melarang rakyat Palestina memasukkan bahan bangunan ke dalam kamp dan melarang mereka memiliki hak kepemilikan. Demikian ungkap Mayor Jenderal Munir Muqaddah dari Pasukan Gabungan Palestina di Lebanon kepada Ma’an.
Menurut Muqaddah, pembangunan tembok yang sempat berhenti beberapa hari sudah mencapai 70% dengan tinggi empat meter. Menurutnya, pembangunan tembok pemisah ini akan semakin menambah penderitaan pengungsi Palestina yang tinggal di dalam kamp pengungsi baik secara ekonomi, psikologi maupun sosial.
Di Lebanon terdapat 12 kamp pengungsi Palestina dimana yang terbesar adalah kamp Ain Helwah yang memiliki delapan sekolah. Muqaddah khawatir akan diterapkan kebijakan yang sama terhadap kamp-kamp pengungsi Palestina yang lain. Muqaddah mengecam keras kebijakan pembangunan dinding pemisah yang telah mengubah kamp pengungsi menjadi penjara.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha/Dul)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
