Penjajah Zionis Akan Bangun 2.500 Unit Permukiman Ilegal Baru di Tepi Barat Terjajah

4 June 2017, 21:21.
Foto: MEMO

Foto: MEMO

LONDON, Ahad (Middle East Monitor): Otoritas penjajah Zionis diperkirakan akan menyetujui 2.500 unit permukiman ilegal baru di Tepi Barat terjajah pekan depan. Hal itu diungkapkan lembaga Peace Now, Jum’at (2/6) lalu. Menurut Peace Now, Komite Perencanaan Tinggi Administrasi Sipil ‘Israel’ –otoritas militer yang memerintah wilayah-wilayah terjajah– akan mengadakan rapat untuk mempromosikan 27 rencana baru yang mencakup unit-unit permukiman ilegal Yahudi baru.

Sekitar 1.500 unit permukiman ilegal baru, sebagaimana diberitakan Haaretz, akan berada di dalam blok permukiman ilegal utama, termasuk Ma’ale Adumim dan Ariel. Peace Now menyatakan bahwa 102 unit akan dibangun di permukiman baru Amihai –yang baru-baru ini disetujui– permukiman ilegal baru pertama dalam 25 tahun terakhir. Sisanya akan dibangun di permukiman-permukiman ilegal yang terletak jauh di dalam Tepi Barat terjajah, termasuk Beir El di sebelah utara Ramallah dan Susiya di selatan Hebron Hills.

Quds Press memberitakan bahwa aktivitas permukiman ilegal Yahudi, termasuk rencana tersebut, telah meningkat tajam usai kunjungan Presiden AS Donald Trump bulan lalu ke kawasan tersebut.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Bulan Lalu, 3.156 Pemukim Yahudi Serbu Masjidil Aqsha
Kementerian Kesehatan Palestina: Penjajah Zionis Terus Serang Paramedis »