Penjajah Zionis Akan Kembali Singkirkan Laporan PBB
16 June 2017, 18:11.

Rapat Dewan Keamanan PBB di New York, Amerika Serikat, 2 Juni 2017. Foto: Mohammed Elshamy/Anadolu Agency
LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Setelah berhasil memblokir laporan PBB yang menuding ‘Israel’ menjalankan sistem apartheid, para pejabat ‘Israel’ kini kembali berupaya menyingkirkan laporan PBB lainnya, yakni yang menuduh Tel Aviv melakukan eksekusi ekstrayudisial serta daftar pelanggaran-pelanggaran HAM lainnya.
Laporan yang disampaikan oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia Barat (ESCWA) –yang sebelumnya menuding ‘Israel’ menjalankan praktik apartheid– mendapat kecaman keras dari Duta Besar ‘Israel’ untuk PBB, Danny Danon, karena laporan tersebut menyatakan bahwa dari periode 1 April 2016 hingga 31 Maret 2017 pasukan keamanan ‘Israel’ menewaskan 63 warga Palestina, termasuk 19 anak-anak, dan melukai 2.276 warga Palestina termasuk 562 anak.
Laporan ESCWA sebelumnya –yang menuduh ‘Israel’ menjalankan praktik apartheid– dihapus oleh PBB setelah diprotes oleh Danon dan Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, yang pekan ini menggambarkan laporan PBB “terkesan anti-Israel”.
Laporan PBB yang terbaru menuding pasukan keamanan ‘Israel’ menggunakan kekuatan tidak seimbang terhadap warga Palestina dan dalam beberapa kasus melakukan “eksekusi ekstrayudisial”. Laporan tersebut mengutip Komite PBB Menentang Penyiksaan dan kekhawatiran mengenai “praktik-praktik ‘Israel’ terhadap para tawanan Palestina”.
Daftar pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang juga termasuk di dalam laporan tersebut adalah “penyiksaan atau perlakuan buruk terhadap anak-anak Palestina” dan “perampasan perlindungan hukum dasar bagi para tawanan administratif, pengasingan dan sel isolasi para tawanan, termasuk anak-anak di bawah umur, hukuman dan perlakuan buruk terhadap pemogok makan.” Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa tidak ada investigasi kriminal yang dilakukan terhadap lebih dari 1.000 berkas pengaduan penyiksaan dan perlakuan buruk sejak 2001.
Sumber-sumber ‘Israel’ melaporkan bahwa Danon akan berupaya untuk menyingkirkan laporan ini. “Lagi-lagi ini fitnah terhadap ‘Israel’,” demikian Arutz Sheva memberitakan pernyataan dubes ‘Israel’ untuk PBB. “Sama halnya ketika kita berhasil menyingkirkan laporan sebelumnya yang tidak masuk akal, kita akan berjuang tak kenal lelah melawan penyimpangan kebenaran yang jelas keliru ini.” *(Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
