Begini Kata Korban yang Selamat dari Serangan Gas Klorin

6 February 2018, 20:52.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

IDLIB, Selasa (Anadolu Agency): Korban yang selamat dari serangan senjata kimia di Idlib, Suriah, kemarin (5/2), mengungkapkan kisah mengerikan mereka kepada Anadolu Agency, termasuk keluarga beranggotakan enam orang yang nyaris luput dari serangan rezim Suriah itu.

Mohammad Haj Yousef, anggota lembaga pertahanan sipil White Helmets, berhasil membawa korban ke rumah sakit setelah serangan gas klorin. “Suhu badan saya naik, saya merasa pusing, mual dan mulai muntah segera setelah kami sampai di rumah sakit terdekat dengan sejumlah korban yang terluka oleh bom gentong gas klorin (Bashar) Assad,” kata Yousef. “Para dokter membersihkan kami dengan air dan segera memberi kami perawatan.”

Eyyad Kafrantoti mengatakan pada Anadolu Agency, enam orang sedang berada di sebuah rumah ketika mereka mendengar siaran radio dari sebuah lokasi pengawasan yang menyatakan helikopter Assad menuju ke wilayah udara desa Saraqib.

“Mereka menjatuhkan dua bom gentong, tapi tidak meledak,” kata Eyyad. Lalu, “Seseorang dari tempat penampungan berteriak, ‘Saya mencium bau klorin!’, lalu kami berusaha memanjat atap untuk meloloskan diri dari gas beracun. Dua orang teman kami pingsan. Setelah itu, kami demam dan mulai muntah,” tambahnya.

Idlib dinyatakan sebagai zona de-eskalasi berdasarkan perjanjian gencatan senjata Mei lalu yang disepakati di Astana, ibukota Kazakhstan.

Namun, rezim Suriah berulang kali melanggar kesepakatan tersebut dan menargetkan daerah-daerah hunian di zona-zona de-eskalasi, seperti Idlib.

Berhasil dikuasai oleh kelompok bersenjata anti-rezim, Idlib intens menjadi sasaran serangan udara rezim dan sekutunya selama dua bulan terakhir.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Rusia dan Rezim Suriah Gempur Ghouta Syarqiyyah dan Idlib, Puluhan Warga Tewas
Ibunda Ahmad Jarrar: ‘Alhamdulillah, Ia Dapat Syahadah Seperti yang Ia Impikan’ »