Peringatan Pembantaian Zionis Terhadap Palestina Di Deir Yassin

9 April 2010, 23:28.

Pembantaian Zionis terhadap rakyat Palestina di Deir Yassin (foto: AV)

Pembantaian Zionis terhadap rakyat Palestina di Deir Yassin (foto: AV)

Sahabatalaqsha.com-Gaza- Dalam peringatan peristiwa pembantaian Zionis terhadap rakyat Palestina di Deir Yassin, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menegaskan bahwa peristiwa pembantaian di Deir Yassin itu adalah perbuatan sadis Zionis yang mereka lakukan untuk menghabisi dan melenyapkan rakyat Palestina dari tanah tumpah darahnya.

Dalam pernyataannya yang diterima radio Alaqsa Voice hari ini, Jum’at 9 April, berkenaan dengan peringatan ke-62 hari pembantaian sadis di Deir Yassin,  Hamas menjelaskan bahwa pembantaian di Deir Yassin itu bukan satu-satunya pembantaian yang dilakukan oleh Zionis terhadap rakyat Palestina. Rangkaian aksi biadab pembantaian lainnya yang dilakukan Zionis atas rakyat Palestina mereka lakukan juga di wilayah Tanturah, Shaf-shaf, Abu Syusyah, Lod, Kubbiyah, Kafr Kassem, Samu, Bahr Baqar, dan wilayah-wilayah lainnya.

Ditegaskan bahwa tindakan-tindakan sadis dan biadab itu masih tetap merupakan “kebijakan” Zionis  yang berlaku sampai sekarang. Disebutkannya, bahwa dalam serangannya di Gaza 27 Desember 2008-18 Januari 2009, Zionis pun melakukan sejumlah aksi pembantaian terhadap anak-anak, para perempuan dan orang-orang yang sudah lanjut usia.

Dalam pernyataannya itu, Hamas membantah keras apa yang diyakini Zionis, bahwa tindakan-tindakan pembantaian yang mereka lakukan itu dapat memecah-belah rakyat Palestina dan membuat mereka meninggalkan tanah air serta melepaskan hak-hak mereka.  Hamas menegaskan, “rakyat kami sekarang ini justru bertambah kuat, kaki mereka semakin kokoh untuk menjaga tanah air, tekad mereka semakin keras dan pendirian mereka semakin teguh untuk melakukan perlawanan membebaskan tanah air dari penjajahan Zionis yang tak pernah mengerti bahasa apa pun selain bahasa senjata perang.”

Hamas juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan Zionis terhadap kota Al Quds (Yerusalem) belakangan ini, yaitu yahudisasi kota tersebut, pengusiran warga Palestina yang tinggal di sana, pengintimidasian warga Palestina di wilayah Tepi Barat secara umum, penyerbuan dan serangan-serangan yang mereka lakukan ke wilayah Jalur Gaza yang mereka blokade sampai saat ini; menegaskan  bahwa semua itu ada dalam agenda besar penjajah Zionis yang akan terus mereka laksanakan.

Hamas berkata, “Pembantaian Deir Yassin ini, dan pembantaian-pembantaian sadis lainnya yang dilakukan penjajah Zionis terhadap rakyat Palestina, termasuk yang baru-baru ini mereka lakukan terhadap rakyat Gaza tahun 2008-2009 yang lalu, adalah kejahatan dan kebiadaban terhadap kemanusiaan.

Hamas menekankan bahwa entitas Zionis dan para pembantai Zionis itu harus diburu dan diadili. Upaya ke arah itu harus dilakukan dalam setiap forum internasional dan oleh berbagai organisasi dan instansi terkait. Hamas menyatakan bahwa gerakannya akan terus memantau hasil-hasil perkembangan Laporan Goldstone dan berbagai laporan internasional lainnya yang mengungkap kebiadaban Zionis.

Disebutkan bahwa pembantaian Deir Yassin yang dilakukan Zionis pada 9 April 1948, mereka lakukan pada saat para pejuang Palestina baru saja kehilangan pemimpin mereka, Abdul Qadir Al Husaini,  pada pertempuran di kawasan Qastal. Pembantaian dilakukan dengan terlebih dahulu menyusupkan geng-geng brutal Zionis; Stern, Irgun dan Haganah, ke desa Deir Yassin pada jam 2 dini hari. Mereka lalu membunuh, menyiksa dan melakukan mutilasi terhadap mayat-mayat perempuan dan anak-anak dalam panggung pembantaian terburuk yang pernah disaksikan manusia zaman modern ini. av/ral.

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Bantuan Persatuan Dokter Negara-negara Arab Untuk Rakyat Gaza
Sahabat Al-Aqsha akan Ikut Kapal ke Gaza »