Penggembala Rohingya Dibunuh, Lainnya Ditemukan Tewas di Sungai

4 September 2018, 18:22.
Ilustrasi foto: Anadolu Agency

Ilustrasi foto: Anadolu Agency

ANKARA, Selasa (Anadolu Agency): Seorang penggembala Rohingya diberitakan tewas oleh sekelompok warga Buddha dan lainnya ditemukan tewas di sebelah barat negara bagian Rakhine, Myanmar, pada Ahad (2/9) lalu.

Azizul Haque (47) dibunuh oleh warga Buddha tanpa provokasi di sebuah sungai dekat kota Kyauktaw di bagian utara negara bagian Rakhine ketika ia sedang menggembala hewan ternak, ungkap Ketua Organisasi Nasional Rohingya Arakan (ARNO) Nurul Islam kepada Anadolu Agency.

Selain itu, ditemukan pula jasad Asauddin (25) di sebuah anak sungai dekat kota yang sama setelah ia pergi ke desa lain pada Jum’at (31/8) lalu untuk membeli obat ibunya yang sedang sakit di rumah sakit, ungkap Islam. “Pembunuhan seperti ini fenomena biasa di negara bagian Rakhine dengan kekebalan hukum penuh,” tambah Islam.

Sekitar 15 sapi milik Muslim Rohingya juga dicuri pada Ahad (2/9) lalu oleh polisi dan orang-orang dari Rakhine.

Menurut Badan Pembangunan Internasional Ontario (OIDA), sejak 25 Agustus 2017 sekitar 24.000 Muslim Rohingya tewas oleh tentara Myanmar. Lebih dari 34.000 warga Rohingya juga dibakar, sementara 114.000 lainnya dipukuli. Dalam laporan OIDA juga diungkapkan bahwa 17.718 (±780) wanita dan gadis Rohingya diperkosa oleh tentara dan polisi Myanmar. Lebih dari 115.000 rumah Muslim Rohingya juga dibakar dan 113.000 lainnya dihancurkan.

Muslim Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai orang-orang paling teraniaya di dunia, menghadapi ketakutan akan terjadinya serangan sejak puluhan orang tewas dalam kekerasan komunal pada 2012.

PBB mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan – termasuk terhadap bayi dan anak-anak kecil, pemukulan brutal, dan penculikan yang dilakukan oleh personil keamanan. Dalam laporannya, para penyelidik PBB menyatakan pelanggaran-pelanggaran seperti itu merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hanini: Legalisasi Permukiman Ilegal Baru di Tepi Barat ‘Langkah Berbahaya’
35 Serdadu Zionis Ditangkap Karena Konsumsi, Jual Narkoba »