Israel Robohkan Rumah Warga Yerusalem, Syeikh Shalah Peringatkan Tentang Percepatan Yahudisasi
14 July 2009, 11:34.

Yerusalem/Al Quds (PIC)
Yerusalem yang Diduduki— Penguasa Pendudukan Israel (IOA) yang mengontrol kotapraja Yerusalem, hari Senin mengirimkan buldozer-buldozer ke rumah Alaa Al Shobaki di Bait Hanina Utara, Yerusalem, dan merobohkan rumahnya.
Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa buldozer-buldozer itu menghancurkan rumah 120 meter persegi itu, yang merupakan tempat tinggal bagi keluarga Shobaki yang beranggotakan delapan orang. Saksi-saksi mengatakan bahwa tentara Israel menyerang Alaa dan Ibunya, ketika mereka tidak mau pindah dari rumahnya. Tentara Israel juga menangkap saudara laki-laki Alaa.
Sejak awal tahun ini Israel menggencarkan gerakan penghancuran rumah-rumah warga Palestina. Hatim Abdul Qadir, Menteri Urusan Yerusalem Otoritas Palestina, mengatakan kepada IMEMC pada sebuah wawancara, bahwa Israel telah mengeluarkan perintah penghancuran 1.200 rumah warga Palestina dan bangunan lain di Yerusalem Timur.
Sementara Syeikh Ra’id Shalah, pemimpin Gerakan Islam Palestina 1948 (the Islamic movement in 1948 Occupied Palestinian), menyerukan seluruh petinggi Arab dan Islam agar lebih memberikan perhatian kepada penderitaan Yerusalem yang sempoyongan di bawah usaha percepatan yahudisasi.
Kepada jaringan televisi Al Quds, Syeikh Shalah, hari Senin mengatakan bahwa IOA memperluas proses pemukiman dengan meratakan rumah-rumah warga Yerusalem, menyebarkan pengumuman-pengumuman penghancuran dan terus mengganggu warga Yerusalem.
Israel menduduki Yerusalem tahun 1967. Sejak saat itu Israel sangat jarang memberikan izin mendirikan rumah kepada warga Palestina, sementara Israel sendiri terus membangun pemukiman Yahudi di dalam dan di sekeliling kota-kota Palestina. Sebuah tindakan yang ilegal menurut hukum internasional. PIC/IMEMC/ ez
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.
